PBD Kota Ambon Uji Sistem Rehabilitasi dan Konstruksi Berbasis WebGIS

BNPB kota
PBD Kota Ambon
Uji Sistem Rehabilitasi dan Konstruksi Berbasis WebGIS

Ambon, Bedahnusantara.com: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon melakukan uji publik Sistem Informasi rehabilitasi dan rekonstruksi (SIRR) pasca bencana Kota Ambon berbasis Website sistem informasi geografis (WebGIS).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon Demy Paays mengatakan, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi paska bencana merupakan langkah strategis dalam menentukan ketuntasan pemerintah dalam melakukan fungsi dan perannya dalam melindungi, dan mensejahterakan masyarakat termasuk penyelesaian kebutuhan pasca bencana.
“SIRRWebGIS yang dilaksanakan bertujuan untuk memetakan semua kebutuhan pasca bencana di Kota Ambon sejak tahun 2012 sampai saat ini, untuk mempermudah pemerintah dalam mengsinkronisasi dan mengintegrasikan program pasca bencana, sebagai bentuk transparansi terhadap layanan publik, sehingga masyarakat dapat melakukan kontrol terhadap setiap pelaksanaan pembangunan,”ujarnya disela-sela uji publik SIRR WebGIS yang berlangsung di kantor BPBD KOta Ambon, Kamis (13/12).
Dia mengakui, manfaat Sistem informasi geografis (GIS) dalam perencanaan wilayah dan kota sebagai disaster management, artinya aplikasi GIS dapat digunakan untuk melakukan pengelolaan rehabilitasi pascabencana.
“GIS dapat dipakai sebagai alat yang dapat mendukung penetapan keputusan, karena GIS dapat menjelaskan semua jenis item dari data sehingga, mempunyai tingkat keakuratan yang tinggi terhadap suatu lokasi yang dapat diukur dalam koordinat geografis, agar kita dapat melakukan penanganan sesuatu kebutuhan perioritas pada wilayah dengan tingkat kerusakan terparah,”paparnya.
Dia menjelaskan, SIRR WebGIS dibuat dengan memetakan kebutuhan pasca bencana terhadap lima sektor, baik sektor infrastuktur, sektor perumahan, sektor sosial, sektor ekonomi dan lintas sektor yang melibatkan Dinas teknis, sehingga dapat menyatukan konsep bersama dalam menjawab kebutuhan pasca bencana di Kota Ambon.
“Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat saat ini, gagasan BPBD Kota Ambon mengimplementasikan salah satu program aplikasi GIS ke dalam bentuk informasi online, adalah dalam rangka mendukung Gerakan Menuju Satu Peta (One Map Policy) guna mendorong transparansi, partisipasi publik dan inovasi untuk mencapai informasi geospasial yang handal, kredibel dan interaktif,”terangnya.
Sementara itu, pejabat pembuat komitmen (ppk) pembuatan sistem informasi rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana kota ambon berbasis webgis Ronald Lekransi Menambahkan, BPBD KOta Ambon meluncurkan aplikasi SIRR Web GIS sejak tahun 2017 dengan lokasi Kecamatan Leitimur Selatan dan tahun 2018 dengan lokasi Kecamatan Nusaniwe dan Sirimau untuk mematangkan sistem WebGIS.
“Sangat diperlukan proses managemen bencana secara terintegrasi dengan berbasis data agar, penanganan bencana lebih efektif dan efisien,” tandasnya.(BN-03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan