Ambon, Bedahnusantara.com: Setelah kami mencermati trend perkembangan politik di hari-hari ini, kami mendapati fakta bahwa, ada kerinduan yang besar dari berbagai kalangan untuk kiranya hal-hal yang bertalian dengan aspek kekristenan dapat diperjuangkan secara konsisten dan baik.
![]() |
| Palyama: Kami Siap Berproses Di Maluku Jika Partai PARKINDO 1945 Dihidupkan Kembali |
Dan berdasarkan kerinduan itulah, sejumlah pihak kemudian mulai menyuarakan aspirasinya terkait ” keinginan untuk Partai Kristen Indonesia (PARKINDO) 1945″ dapat dihidupkan atau dibagkitkan kembali, guna dan untuk menjawab semua aspirasi tersebut.
Sebab sejarah mencatat, Partai PARKINDO adalah partai besar di Indonesia yang pernah berjaya pada masanya, bahkan Partai PARKINDO adalah merupakan salah satu partai yang kemudian berfusi (melebur) dan melahirkan Partai Demokrasi Indonesia (PDI).
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Partisipasi Kristen Indonesia (PARKINDO) Provinsi Maluku, Steve Palyama ketika dimintai pendapatnya menyatakan; ” Semua orang berhak untuk beraspirasi atau mengeluarkan pendapatnya, sebab hal itu dijamin oleh Undang-Undang, dan hal ini tidak terkecuali oleh kalangan masyarakat yang berlatar belakang Kristen,”.
Karena itu lanjutnya, jika hari ini ada sejumlah pihak yang lewat aspirasinya mengharapkan untuk jika dapat ” Partai PARKINDO 1945 ” dihidupkan kembali. Maka saya kira hal itu sah-sah saja, sebab dalam sejarahnya Partai PARKINDO merupakan partai yang didirikan oleh seorang tokoh Bangsa yang benar-benar memiliki Nilai Nasionalisme yang kuat dan sangat cinta kepada NKRI, serta sangat menjunjung tinggi nilai-nilai PANCASILA. Yakni dr. Johannes Leimena atau yang akrab disapa Bung Jo oleh Presiden Sukarno pada masa itu.
Memang kata Palyama, jika diperhatikan secara baik, sejumlah partai politik yang telah ada hari ini. Telah terlihat membuka ruang dan juga turut berkontribusi terhadap hal-hal yang berkaitan dengan persoalan Kekristenan, akan tetapi hal tersebut belumlah menjawab kebutuhan aspek kekristenan secara maksimal.
” Saya kira memang benar disaat ini telah ada sejumlah partai yang telah membuka ruang dan juga telah memberikan kontribusinya terhadap masalah kekristenan di Indonesia, akan tetapi tentunya kita juga tidak dapat memungkiri fakta yang ada bahwasannya hal tersebut belumlah menjawab kebutuhan aspek kekristenan secara maksimal. Sehingga kami meyakini kehadiran Partai PARKINDO 1945 ini bukanlah untuk menjadi pesaing atau mencoba mengganggu stabilitas yang telah terjaga selama ini, akan tetapi kehadiran Partai PARKINDO 1945 adalah sebagai wadah dan sarana aspirasi dari kalangan kristen untuk dapat bersama-sama memberikan kontribusi dalam pembangunan dan kemajuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” Jelasnya.
Oleh sebab itu, sekalu pribadi dan Pimpinan Ormas Partisipasi Kristen Indonesia (PARKINDO), kami meyakini sungguh bahwa kehadiran Partai PARKINDO 1945, akan memberikan dampak yang baik bagi kemajuan bangsa. Sehingga dalam perannya nanti jika kemudian Partai PARKINDO 1945 dihidupkan kembali, maka kami tentunya dalam hal ini saya dan sejumlah kawan-kawan akan siap untuk berjibaku membesarkan dan mengibarkan panji Partai PARKINDO 1945, di Provinsi Maluku.
” Tentunya setelah nantinya Partai PARKINDO 1945 ini resmi dilahirkan atau dihidupkan kembali, maka saya dan sejumlah kawan-kawan telah bersepakat akan berjuang dan berjibaku dengan segala daya upaya untuk membesarkan dan mengibarkan Panji Partai PARKINDO 1945 di Provinsi Maluku,” Tandasnya.(BN-08)






