![]() |
| Orno Bakal Diproses Adat Dan Hukum |
MBD, Bedah Nusantara.com: Keluarga Besar Korban Percobaan Pemerkosaan Oleh Barnabas Orno Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akan melaksanakan acara gelar Adat dan menuntut Barnabas Orno (Calon Bupati Petahana) terhadap tindakan percobaan perkosaan yang dilakukan oleh Sang Calon Bupati Petahana.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) yang enggan namanya dipublikasikan kepada Bedah Nusantara.com Via telepohone pada senin (10/11) siang.
Menurut sumber, Dalam satu atau dua hari kedepan pihaknya akan melakukan Gelar Adat dan memproses Bupati Barnabas Orno (Calon Bupati Petahana) dengan tututan dan sanksi yang berat, karena telah melakukan perbuatan yang malanggar hukum, serta tak bermoral dan juga merusak tatanan adat istiadat masyarakat MBD, yakni percobaan pemerkosaan sebanyak tiga kali, terhadap korban berinisial MM.
” kami dalam waktu dekat akan melakukan gelar adat dan menindak Barnabas Orno (Calon Bupati Petahana), yang juga Bupati MBD aktif, atas perbuatan percobaan pemerkosaan sebanyak tiga kali terhadap korban berinisial MM”.
Ditambahkan sumber, selain melakukan prosesi Gelar adat dan menuntut sang Calon Bupati Petahana, pihaknya juga akan melayangkan surat secara resmi kepada pihak Gubernur Maluku, dan juga Kapolda Maluku, agar nantinya dapat menindak lanjuti persoalan perbuatan a-Moral sang Bupati, sebab apa yang dilakukan oleh Barnabas Orno ini, dilakukan kepada Korban MM, yang merupakan istri sah Orang lain.
” kami sedang menyusun surat pernyataan dan permohonan penindakan terhadap yang bersangkutan (Bupati Orno), baik kepada pihak penegak hukum adat yang ada di MBD, Penegak hukum Negara yang ada di MBD, serta kepada penegak hukum yang ada ditingkat Provinsi Maluku, dalam hal ini Bapak Gubernur Maluku dan Bapak Kapolda Maluku, sebab apa yang telah dilakukan oleh Barnabas Orno ini adalah contoh manusia tak bermoral dan tak berakhlak, serta berjiwa laksana Binatang”.
lebih jauh dijelaskan sumber, karena tidak memiliki akhlak dan moral layaknya manusia, maka ketika melakukan kampanye didaerah Tepa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada tanggal (4/11) lalu, sang calon Bupati Petahana (Barnabas Orno Red). tidak menyampaikan apa yang menjadi Visi-Misinya dalam konteks membangun MBD lima tahun mendatang, akan tetapi Orno (Calon Petahana) malah membicarakan hal-hal yang tidak masuk diakal bahkan jauh dari konteks dan jabatan selaku Bupati, maupun calon Petahana.
” karena seng ada Moral dan akhlak serta Hikmat,juga karena memiliki mental bejat layaknya binatang. makanya saat kampanye Dia (Orno Red), seng menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan MBD lima tahun mendatang lewat Visi-Misinya. Dia (Orno Red), malah curhat soal Kasus Hukum dan percintaan juga statusnya sebagai orang bujang. yang pada akhirnya Orno (Calon Petahana), malah mengeluarkan pernyataan dengan bahasa ” Beta sekarang nih bujang, jadi beta bebas melakukan apa saja, serta semua perempvan di MBD ini, beta pung istri” sungguh sebuah pernyataan yang maungkinkin menunjukan bahwa dia adalah Manusia tak bermorall “.
Ditegaskan Sumber, dari pernyataan tersebut telah dapat kita ambil kesimpulan bahwa dia adalah benar, telah mencoba melakukan percobaan pemerkosaan sebanyak tiga kali terhadap istri orang lain bernisial MM. sebab jika pernyataan Orno (Calon Bupati Petahana) yang mengatakan bahwa semu perempuan di MBD adalah istrinya, maka bukan tidak mungkin, istri orang pun akan dianggap sebagai istrinya.
” calon Bupati tak bermoral seperti inikah yang pantas memimpin MBD lima tahun mendatang?, jangankan melakukan perubahan kepada daerah dan masyarakat. dirinya saja sudah tidak bermoral dan beretika, lantas masih dapatkah dia memberikan perubahan dengan janji palsunya”. geram Sumber (BN-08)






