![]() |
| Bing Leiwakabessy (Maestro Musik Haiwan ) Asal Maluku |
Ambon, Bedah Nusantara.com: Musik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Maluku dan Kota Ambon.
Sudah sejak lama kota ini dan provinsi seribu pulau ini dikenal lewat talenta bermusik yang dimiliki oleh para Musisi asal Maluku, salah satunya Bing Leiwakabessy (Maestro Musik Hawaian)asal Maluku.
Dan kini meskipun telah memasuki usia 94 tahun, tidak mengurangi semangat seorang maestro hawaian Opa Bing Leiwakabessy untuk mengembangkan musik hawaian di bumi Maluku.
Anak Opa Bing, Cliff Leiwakabessy mengakui, opa bing telah mengembangkan musik hawaian sejak zaman dahulu kala, dimana saat itu opa bing masih berusia 12 tahun.
“Opa Bing sejak 12 tahun bermain musik hawaian, sehingga diberikan gelar maestro sebagai bentuk apresiasi terhadap seniman lokal,” ujarnya.
Dia mengatakan, opa Bing tidak pernah pindah ke lain hati, karena itu opa bing berupaya untuk mengembangkan musik hawaian agar, dikenal masyarakat pada tingkat lokal, nasional maupun international, sehingga nama opa Bing sebagai maestro hawaian sudah dikenal oleh masyarakat luas.
“Opa Bing dikenal semua masyarakat luas dengan kepiawaian dirinya dalam memainkan musik hawaian,”paparnya.
Selain memainkan, alat musik hawaian, Opa Bing juga memiliki bakat untuk menciptakan lagu bahkan, lanjut dia, saat ini Opa Bing berencana membuka sanggar untuk mengembangkan dan melestarikan seni hawaian kepada semua masyarakat yang ingin belajar alat musik hawaian.
“Opa Bing memberikan kesempatan untuk semua masyarakat yang ingin bersama-sama belajar musik hawaian,” akuinya.
Opa Bing juga kata dia, pernah melakukan kolaborasi bersama gitaris Slank, Ridho Hafiedz kini disibukkan dengan proyek kolaborasi, dimana kolaborasi yang dilakukan untuk menggabungkan musik blues dengan musik hawaiian.
“Kolaborasi Ridho dan Opa Bing mendapat pujian banyak masyarakat,” akuinya.
Dia meminta, perhatian Pemerintah terhadap perkembangam musik hawaian di Maluku.
“Pemerintah kurang perhatian terhadap musik hawaian yang dikembangkan oleh para musisi,” tandasnya. (BN-02)
