Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 42 kecamatan di Provinsi Maluku pada
November 2023, diketahui bahwa NTP Provinsi Maluku secara rata-rata mengalami peningkatan
sebesar 0,57 persen dibanding Oktober 2023, atau naik dari 105,75 pada Oktober 2023 menjadi
106,35 pada November 2023.
Demikian disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, Kepada awak media melalui rilis Jumat ( 01/11/23).
“Peningkatan NTP disebabkan oleh indeks harga hasil produksi
pertanian (It) yang tercatat meningkat sebesar 0,22 persen dan penurunan indeks harga yang
dibayar petani (Ib) sebesar 0,34 persen.” Ujarnya
“Peningkatan NTP pada November 2023 disumbangkan oleh meningkatnya NTP pada empat
subsektor, yaitu subsektor tanaman pangan (0,63 persen), subsektor hortikultura (1,61 persen),
subsektor tanaman perkebunan rakyat (0,69 persen) dan subsektor peternakan (0,22 persen).
Sedangkan satu subsektor lainnya mengalami penurunan NTP yaitu subsektor perikanan (-1,18
persen)”Akuinya
“Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi harga
komoditas pertanian yang dihasilkan oleh petani. Data dalam Tabel 1 menunjukkan bahwa indeks
harga yang diterima oleh petani (It) Provinsi Maluku pada November 2023 sebesar 123,97 atau
naik sebesar 0,22 persen dibanding It Oktober 2023 yang tercatat sebesar 123,70.
“Jika dilihat per subsektor, tiga subsektor mengalami peningkatan It, satu subsektor mengalami
penurunan It dan satu subsektor lainnya tidak mengalami perubahan. Peningkatan It tertinggi
disumbangkan oleh subsektor hortikultura yaitu sebesar 1,30 persen”pungkanya ( BNAL )






