NTP Alami Peningkatan Sebesar 0,31 Persen

Ambon,Bedahnusantara.com – Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 42 kecamatan di Provinsi Maluku pada September 2023, diketahui bahwa NTP Provinsi Maluku secara rata-rata mengalami peningkatann sebesar 0,31 persen dibanding Agustus 2023, atau naik dari 104,57 pada Agustus 2023 menjadi 104,90 pada September 2023.

NTP Maluku
Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, kepada awak media melalui Badan pusat statistik ( BPS ) Provinsi Maluku ,Senin ( 02/10/23).

Peningkatan NTP disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian (It) yang tercatat meningkat sebesar 0,57 persen dan peningkatan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,26 persen. Peningkatan NTP pada September 2023 disumbangkan oleh meningkatnya NTP pada dua subsektor, yaitu subsektor tanaman pangan (1,17 persen) dan subsektor perikanan (2,59 persen). Sedangkan 3 subsektor lainnya mengalami penurunan NTP yaitu subsektor hortikultura (-1,28 persen), subsektor tanaman perkebunan rakyat (-0,03 persen) dan subsektor peternakan (-0,30 persen).
Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dari kelima subsektor menunjukkan fluktuasi hargakomoditas pertanian yang dihasilkan oleh petani. Data dalam Tabel 1 menunjukkan bahwa indeks harga yang diterima oleh petani (It) Provinsi Maluku pada September 2023 sebesar 122,96 atau naik sebesar 0,57 persen dibanding It Agustus 2023 yang tercatat sebesar 122,25”paparnya
Jika dilihat per subsektor, empat subsektor mengalami peningkatan It. Sementara satu subsector lainnya mengalami penurunan. Peningkatan It tertinggi disumbangkan oleh subsektor perikanan yaitu sebesar 2,60 persen”ungkapnya
Melalui Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (Ib) dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat perdesaan, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.”jelasnya
Pada September 2023, Ib Provinsi Maluku tercatat sebesar 117,21 atau mengalami peningkatan sebesar 0,26 persen dibandingkan Agustus 2023 yang besarnya 116,91. Jika dilihat per subsektor, seluruh subsektor mengalami peningkatan Ib. Peningkatan Ib tertinggi disumbangkan oleh subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,33 persen”pungkasnya (BN – AL )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan