![]() |
| Lomba Kreasi Baris Empang Di Branding Harus |
Ambon, Bedahnusantara.com: Guna mengamankan ide kreatif yang dimiliki oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Daerah Kota (AM GPM) Cabang Bethel Ranting XIV, Lomba Kreasi Empang harus di’branding’ sebagai hak cipta.
Demikian Sekertaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru saat membuka Lomba Kreasi Baris Empang 2017, mewakili Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy di Sport Hall Karang Panjang, Sabtu (21/10).
Lomba Kreasi Empang telah berlangsung selama 18 tahun sehingga, butuh waktu yang lama untuk mempertahakan lomba tersebut. karena itu lomba kreasi baris empang harus miliki ‘branding’.
“Tujuan dilakukan ‘branding’ agar tidak ada klaim dari pihak lain. Jika sudah dilakukan branding maka, tidak ada pihak yang akan menyalahgunakan hak cipta,”ujarnya.
Dia mengakui, Pemkot Ambon siap membantu proses menuju ‘branding’ asalkan panitia penyelenggara dapat menyesuaikan jadwal pelaksanaan Lomba Kreasi Empang.
“Saya meminta perhatian panitia untuk kedepan dapat memperhatikan jadwal pelaksanaan Lomba kreasi Empang yang disesuaikan dengan musim libur wisatawan,” akuinya.
Dia mengatakan, Lomba Kreasi Empang dapat dijadwalkan pada minggu kedua usai HUT Kota Ambon sedangkan minggu pertama itu Lomba Gerak Jalan Indah. Sehingga rangkaian kegiatan tidak putus dalam waktu liburan wiasatawan.
“Kita inginkan semua kegiatan dapat direncanakan sebaik mungkin, sehingga rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kota Ambon akan berjalan tanpa putus-putus,”paparnya.
Dirinya mengharapkan, hubungan kemitraan AMGPM dengan Pemkot Ambon dapat terjalin untuk memberi ruang kepada generasi muda untuk berekspresi.
“Sangat positif kegiatan seperti ini karena mampu menumbuhkan jiwa kompetitif, jiwa kepemimpinan, kemanusiaan, kepedulian bagi sesama tanpa bedakan ras, suku, agama serta menghindari generasi muda terjerumus ke hal yang negatif,” harapnya. (BN-O2)






