Ambon, Bedahnusantara.com – Menindak lanjuti hasil pertemuan bersama para pedagang Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon melakukan kunjungan lapangan di Pasar Gotong Royong
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja yang berlangsung beberapa waktu lalu bersama 39 pedagang kain yang sebelumnya berjualan di samping Amplas dan akan direlokasi ke Pasar Gotong Royong.
Christianto Laturiuw selaku Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon mengakui bahwa relokasi ini merupakan respons atas surat edaran yang dibuat oleh Pemerintah Kota Ambon. meskipun tempat yang telah disiapkan di lantai 1 Pasar Gotong Royong belum sepenuhnya layak, Komisi II mengapresiasi langkah konkret pemerintah Kota Ambon.
Sebelumnya, Komisi II DPRD Kota Ambon telah mengeluarkan rekomendasi yang mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dalam proses perbaikan.
“Kami sudah menunjukkan tempatnya kepada para pedagang dan mereka setuju. Perbaikan atap dan penataan pasar akan segera dilakukan agar pedagang dapat berjualan dengan nyaman,” ungkap Christianto Laturiuw saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Ambon,Selasa (1/07/2025)
Laturiuw mengakui, Kunjungan ini menyoroti permasalahan pada lantai 3 Pasar Gotong Royong yang ditempati oleh beberapa orang, termasuk kaum buru dan bukan pedagang.
“Olehnya itu Komisi II DPRD Kota Ambon meminta pemerintah Kota Ambon untuk mencarikan solusi yang lebih tepat bagi para pedagang guna mengedepankan kesejahteraan masyarakat kedepannya,, mengingat pasar gotong royong masih merupakan aset dari pemerintah kota Ambon” jelasnya.
Laturiuw menambahkan, pentingnya komunikasi dan kesadaran bersama dalam proses penertiban. Bukan hanya soal aturan, tapi juga kesadaran pedagang dan masyarakat, mengingat Pasar Gotong Royong akan diprioritaskan.
“Selaku anggota Komisi II sangat mendukung pembangunan Mal Pelayanan Publik yang diharapkan akan selesai di akhir tahun 2025,” tutupnya. ( BN Grace)






