Ambon,Bedahnusantara.comKembali lagi, Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe dan Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon menerima bantuan pangan lokal dari Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku.
Pangan lokal yang diberikan Pemerintah Provinsi Maluku sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19, sehingga diberikan bantuan sebanyak 100 paket bagi Kelurahan Waihaong dan 100 paket bagi Negeri Laha.
Bantuan pangan lokal yang disediakan Pemerintah Provinsi Maluku sebanyak 500 yang diserahkan kepada lima kecamatan di Kota Ambon diantaranya, Kecamatan Sirimau pada Kelurahan Karpan, Kecamatan Nusaniwe di Kelurahan Waihaong, Kecamatan Leitimur Selatan di Dusun Toisapu dan Desa Hutumuri, Kecamatan Baguala Dusun Lapiaso, Desa Waiheru dan Kecamatan Teluk Ambon di Negeri Laha.
Kepala Seksi Industri Kecil Menengah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Marchel Paliama mengatakan, Pemprov Maluku memiliki kepedulian untuk membantu masyarakat terkena dampak Covid-19 dengan memberikan bantuan pangan lokal.
“Kami berikan bantuan pangan lokal bagi masyarakat yang ada pada lima kecamatan di Kota Ambon, dimana masing-masing kecamatan diberikan bantuan sebanyak 100 paket bantuan pangan lokal,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela penyaluran bantuan di Kelurahan Waihaong dan, di Negeri Laha (Rabu, 16/12)
Selama pandemi Covid-19 melanda Maluku khususnya Kota Ambon, banyak masyarakat telah menerima bantuan sembilan bahan pokok (sembako).
Karena itu, Pempov Maluku berupaya memberikan bantuan pangan lokal yang merupakan makanan khas Maluku kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Kita berupaya mengembalikan pangan lokal khas Maluku kepada masyarakat,” paparnya.
Selain itu kata dia, pihaknya ingin memberdayakan para industri kecil menengah (IKM) dengan mengembangkan makanan khas Maluku.
“Pemerintah ingin mengintervensi dengan membelikan hasil karya para IKM di Maluku,” terangnya.
Dia menjelaskan, Pemprov Maluku memberdayakan 50 pelaku IKM pengolahan pangan, baik Pengolahan sagu di beberapa desa di kecamatan Saparua, IKM Pengolahan Ikan Julung di desa Geser SBT dan Desa Banda yang juga terdampak Covid-19.
Dimana, para pelaku IKM mengalami penurunan omset karena minimnya daya beli masyarakat, sehingga kehadiran Pemprov Maluku, telah memberikan support dan kepedulian dalam mengembangkan usaha dari para pelaku IKM Pangan tersebut, pungkasnya.
“Kita dapatkan sagu dari daerah, Saparua, Siri Sori Islam, Tuhaha, Ihamahu, Noloth dan Iha, sementara ikan julung dari daerah Geser SBT, selain itu, ikan Asin cakalang dari kawasan Huamual Belakang dan desa Banda,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Pemerintah Negeri Laha Fahmy Mewar, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Maluku atas kepedulian bagi masyarakat di Negeri Laha dan berharap agar pangan lokal seperti ini perlu di lestarikan dan dikembangkan.
Sementara itu, salah seorang penerima bantuan yang engan namanya diberitakan mengaku, sangat terharu atas perhatian dan komitmen pemprov Maluku yang sangat peduli terhadap rakyatnya yang terdampak ekonomi sebagai akibat pandemi covid -19, semoga Allah SWT berkahi usaha dan perhatian bagi kami masyarakat di Maluku, tandasnya.( BN-02)






