Kurang Diperhatikan Pemda, Pemilik Akbid Ngamuk

akbid
Ilustrasi Akademi Kabidanan

Dobo, Bedah Nusantara.com: Keseriusan Pemda Kabupaten Kepulauan Aru  dari periode ke periode  dalam memajukan dunia pendidikan pada Kabupaten tersebut di pertanyakan.

Hal ini terlihat jelas ketika Akademi Kebidanan (Akbid) Dobo yang di kelolah oleh Yayasan Jargaria ternyata tidak mendapatkan bantuan berupa dana hiba maupun dana sejenis lainnya untuk pengembangan Kampus yang telah menghasilkan ratusan Bidan terbaik didaerah itu.

Padahal organisasi maupun lembaga lain sering mendapatkan bantuan berupa dana hiba dari Pemda setempat. Hal ini sangat di sayangkan oleh Pendiri Yayasan Jargaria, Thomas Benamen.

Kepada media ini Senin (21/9) kemarin,Benamen mengungkapkan isi hatinya. “Akbid Dobo terkesan di anak tirikan oleh Pemda setempat padahal, Akbid ini telah melahirkan Sumber daya kebidanan yang sudah mengabdi di masyarakat” kesal Benamen.

Benamen juga meragukan kinerja Penjabat Bupati Aru, A. Renjaan, yang terkesan hanya terfokus pada penyelenggaraan Pilkada 9 Desember 2015 nanti.

Padahal semestinya Bupati juga harus memperhatikan hal yang tidak kalah pentinggnya yakni fokus Pembangunan sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Pendidikan salah satu bentuknya adalah dengan uluran tangan Pemda terhadap Akbid ini.

“saya sebagai pengelolah Yayasan sangat menyayangkan sikap Pemda yang terkesan tidak punya perhatian terhadap Akademik Kebidanan Dobo, semestinya Pemda membantu pihak Yayasan melalui pendanaan demi menunjang proses pelayan kepada mahasiswa, dan bukan itu saja, Pemda juga harus membantu mahasiswa Akbid Dobo berupa beasiswa yang dapat membantu penyelesaian studi mereka” tanya benamen.

Benamen juga mengharapkan perhatian dari Pemda untuk memperhatikan kampus lokal atau kampus yang beroperasi di daerah. Bukan sebaliknya memberikan hibah atau anggaran kepada kampus di luar daerah, ketimbang yang melayani didalam daerah.(BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan