Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Lapor Berita (SLABER) kepada sejumlah media online yang telah menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kota Ambon.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas koordinasi, transparansi, serta akuntabilitas dalam kerja sama publikasi antara pemerintah daerah dan media massa. Melalui SLABER, sistem pelaporan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini beralih ke platform digital yang terintegrasi.
SLABER hadir sebagai respons atas pesatnya perkembangan media digital dan kebutuhan akan sistem pelaporan berbasis teknologi. Aplikasi ini tidak hanya mempermudah alur administrasi, tetapi juga memperkuat peran pers sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menegaskan fungsi pers sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, serta kontrol sosial.
Selain itu, penerapan SLABER juga mendukung prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, yang menekankan pentingnya akses informasi yang cepat, tepat, dan transparan.
Bagi media, aplikasi ini memberikan kemudahan dalam penyimpanan dokumen kerja sama seperti NPWP, akta pendirian perusahaan, serta dokumen pendukung lainnya secara online dan terintegrasi. Seluruh dokumen tersebut dapat diakses sebagai database yang mendukung proses audit, termasuk oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Tak hanya itu, proses dokumentasi dan publikasi yang sebelumnya dilakukan secara fisik kini dapat diinput langsung melalui laman resmi SLABER, sehingga mempercepat pelaporan serta meningkatkan efisiensi komunikasi antara media dan Pemerintah Kota Ambon.
Sementara itu, bagi pemerintah daerah, SLABER berfungsi sebagai dashboard monitoring untuk mengukur efektivitas publikasi media secara real-time. Data yang dihimpun juga menjadi bahan evaluasi dalam menentukan keberlanjutan kerja sama media secara objektif dan terukur.
Melalui implementasi aplikasi ini, diharapkan hubungan kerja sama antara pemerintah dan media dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung penyebarluasan informasi pembangunan daerah secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Ambon. (BN Grace)





