Editor: Redaksi
AMBON, Bedahnusantara.com: Kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Kota Ambon. Kali ini, kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan STAIN/Kahena, RT 001/RW 017, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 18.10 WIT.
Peristiwa tersebut dilaporkan oleh seorang warga bernama Ali kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon setelah melihat adanya kobaran api yang membakar kawasan hutan di sekitar permukiman warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Markas Komando (Mako) untuk menuju lokasi kejadian.
Sebanyak 17 personel turut dikerahkan dalam upaya penanganan kebakaran tersebut. Petugas bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan memastikan api tidak meluas ke kawasan sekitar, terutama yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, AP., M.Si., saat dikonfirmasi langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (12/8/2026), membenarkan adanya peristiwa kebakaran hutan yang terjadi di kawasan STAIN/Kahena tersebut.
Menurutnya, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 18.10 WIT. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 18.30 WIT untuk melakukan penanganan.
“Petugas langsung kami kerahkan setelah menerima laporan. Ada dua unit mobil pemadam kebakaran dari Mako dengan kekuatan 17 personel untuk menangani kebakaran di lokasi,” ujar Alfredo.
Setibanya di lokasi, petugas Damkar mendapati masyarakat sekitar sebelumnya telah berupaya membantu melakukan pemadaman terhadap api. Upaya masyarakat tersebut kemudian dilanjutkan bersama personel pemadam kebakaran untuk memastikan kobaran api benar-benar dapat dikendalikan.
Kolaborasi antara masyarakat dan petugas pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran tersebut. Kondisi kawasan yang merupakan area hutan serta cuaca yang cenderung panas dan kering membuat penanganan harus dilakukan secara cepat agar api tidak merambat lebih luas.
Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus memastikan titik-titik api yang ada di lokasi telah benar-benar aman. Setelah dilakukan penanganan dan pemantauan, situasi di lokasi akhirnya dinyatakan aman sekitar pukul 21.00 WIT.
Setelah kondisi dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi kobaran api yang berpotensi meluas, seluruh personel beserta armada pemadam kebakaran kemudian bergerak kembali menuju Mako.
Alfredo mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat membuat vegetasi maupun material yang mudah terbakar menjadi lebih cepat tersulut.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di kawasan hutan maupun lahan terbuka. Termasuk membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah tanpa pengawasan, maupun melakukan pembakaran lahan yang berpotensi menyebabkan api tidak terkendali.
Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian juga sangat menentukan proses penanganan di lapangan.
Karena itu, masyarakat yang melihat adanya asap tebal, titik api, maupun kejadian kebakaran di lingkungan sekitar diminta segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat yang tersedia ketika terjadi kebakaran.
Untuk wilayah Kota Ambon, masyarakat dapat menghubungi Pos Ambon di nomor 0911-351113, Pos Passo 0911-361113, atau Pos Hative Besar di nomor 0911-3670113. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 112 untuk mendapatkan bantuan dalam kondisi darurat.
Penanganan kebakaran di kawasan STAIN/Kahena ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus terus ditingkatkan. Terlebih pada kawasan hutan dan lahan terbuka yang memiliki potensi penyebaran api secara cepat apabila tidak segera ditangani.
Dengan keterlibatan masyarakat dan respons cepat petugas di lapangan, kebakaran tersebut berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman pada malam hari. (BN Grace)





