Karena Penjabat Walikota UN SMPN 9 Ambon Dibubarkan Dari Kelas

Ambon, Bedah Nusantara.com: Ujian Nasional (UN) berbasis kertas dan pensil yang berlangsung di Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 9 Ambon dibubarkan pihak sekolah dari dalam kelas.

karna%2Bpenjabat
Karena Menantikan Pjb.Walikota Ambon, UN dikelas Dibubarkan

Bahkan lebih lucunya lagi pembukaan sampul UN pada sekolah tersebut dilakukan sebanyak dua kali, akibat menunggu Penjabat Wali Kota Ambon Frans J Papilaya.Berdasarkan hasil pantauan media Selasa (2/5).

Pembukaan sampul UN pad SMPN 9 Ambon dilakukan Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Alberth Heumasse pada pukul 09:45 WIT dimana, para siswa telah melaksanakan proses ujian namun, dikeluarkan oleh pihak sekolah, karena para siswa harus menunggu Penjabat Wali Kota Ambon untuk membuka sampul yang kedua kalinya pada pukul 10 : 45 WIT.

Penjabat Wali Kota Ambon Frans J Papilaya mengatakan, itu hal teknis saja yang tidak berpengaruh terhadap ujian.

“Itu cuma gangguan tehnis jadi mohon dipahami,”ujarnya singkat.

Dia menambahkan, UN dilasanakan saat ini secara nasional dan secara lokal untuk tingkat SMP dan MTS di Kota Ambon.

“Kita laksanakan UN untuk SMP dan MTS  pada tanggal 2,3,4 dan 8 Mei yang diikuti oleh 6.452 siswa,”ujarnya.

Dia mengatakan, ada 54 sekolah yang melaksanakan UN namun, 7 sekolah yang melaksanakan UNBK.

“Saya telah memantau secara langsung sekolah yang melaksanakan UNBK,”paparnya.

Dia mengaku, semua sekolah telah mempersiapkan seluruh perangkat dengan baik agar, pelaksanaan UN dapat berjalan secara aman dan nyaman.

“Saya terharu karena, seluruh perangkat telah disiapkan dengan baik dan semua siswa telah siap laksanakan UN,”akuinya.

Dia menambahkan, saat ini siswa SMPN 9 Ambon telah melalsanakan UN  berbasis kertas dan pensil.

“Mutu kelulusan yang paling penting, karena itu saya percaya kepada seluruh sekolah karena telah mempersiapkan siswa dengan baik sehingga, kita akan memperoleh hasil un yang memuaskan,” harapnya. (BN-O2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan