Gubernur Hadiri Undangan Duber Seychelles

Ambon,Bedahnusantara.com-Gubernur Maluku Murad Ismail menghadiri undangan Duta Besar Seychelles untuk negara ASEAN Nico Barito dalam acara makan malam bersama yang berlangsung di kawasan  Konjen Seychelles, Jl. Dr. Kusumah Atmadja-Menteng Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

InShot 20210425 235708492



Duta Besar Negara Seychelles untuk Indonesia, Niko Barito, secara khusus mengundang Gubernur Maluku Murad Ismail untuk bertemu dengan Alain St. Ange, Presiden Dewan Pariwisata Afrika.

Pertemuan Murad Ismail dengan Alain St. Ange yang juga mantan Menteri Pariwisata Seychelles ini, untuk memantapkan rencana investasi Negara Seychelles di Provinsi Maluku.

Niko Barito dalam pertemuan itu mengatakan, pertemuan digelar untuk mematangkan rencana investasi ekonomi maritim (ekomaritim) berbasis pariwisata di Provinsi Maluku, yang sudah mulai digarap Pemerintah Negara Sychelles.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kehadiran orang nomor satu di Provinsi Maluku,” ujarnya.

Dalam acara makan malam dilakukan perbincangan terkait jalinan hubungan baik antar negara, termasuk potensi dan kegiatan bisnis khususnya pengembangan kepariwisataan di Provinsi Maluku.

Karena itu, menurut Niko,  Alain St. Ange, adalah orang yang berperan besar dibalik memajukan dunia pariwisata Seychelles hingga dikenal dunia.

“Dulu Seychlles tidak terkenal, tetapi di tangan Mr Alain inilah pariwisata Seychlles dibenahi secara besar-besaran dan terintegrasi dengan baik.Hasilnya Seychelles saat ini dikenal dunia sebagai salah satu tujuan wisata di dunia,” kata Nico.

Nico juga menyebutkan, selain potensi pariwisata, Seychelles juga memiliki potensi besar di bidang perikanan khususnya tuna. Dan kondisi ini sangat cocok dengan Maluku.

“Dari kunjungan saya ke Maluku sudah terlihat potensi besar Ekomaritimnya, saat ini hanya tinggal dikembangkan dengan terstruktur dan tersentral maka akan meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat,” paparnya.

Untuk membantu Maluku membenahi pariwisata berbasis investasi ekomaritim dari Syechlles di Maluku, Alain St. Ange, selaku Presiden Dewan Pariwisata Afrika diminta secara khusus Syechlles untuk membantu pengembangan pariwisata di Maluku.

“Syechlles serius berinvestasi di Maluku, khusus di bidang pariwisata berbasis ekomaritim, dan kami akan ke Maluku lagi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Pemerintah Syechelles akan mengundang Gubernur Maluku secara khusus berkunjung ke Syechelles untuk melihat bagaimana pembangunan pariwisata di sana,” ungkapnya.

Sementara itu Alain St. Ange, Presiden Dewan Pariwisata Afrika yang juga mantan Menteri Pariwisata mengungkapkan, dirinya siap membantu membangun pariwisata di Maluku.

“Yang perlu dibangun utama adalah pola pikir masyakat Maluku agar lebih terbuka bagi para wisatawan, selain infrastruktur berbasis kemasyarakatan seperti home stay dan sejenisnya. Juga regulasi yang ketat dari Pemerintah Provinsi Maluku, agar iklim pariwisata dapat tumbuh berkembang dan maju seperti di Syechelles,” kata Alain.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail, merespon positif perhatian Pemerintah Syechelles untuk berinvestasi di Maluku di bidang pariwisata dan ekomaritim.

Karena itu, Maluku memiliki banyak potensi pariwisata yang belum tersentuh dan terekspos, sehingga rencana Investasi dari Syechelles ke Maluku diharapkan akan membantu pengembangan pariwisata di dijuluki seribu pulau.

“Maluku memiliki 1.340 pulau. Sebanyak 702 berpenghuni dan sisanya masih kosong, sehingga sangat mudah jika ingin dikembangkan destinasi-destinasi pariwisata baru di Maluku,” jelas Murad.

Selain itu, kata Murad, ada Pulau Banda yang merupakan destinasi wisata sejarah yang dapat dikembangkan lebih maju lagi,” sebutnya.

Untuk pengembangan ekomaritim,  jelas mantan Dankor Brimob Polri ini, dari 11 wilayah pengelolaan perikanan (BN-05).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan