Februari 2024,NTP Alami Penurunan Sebesar 1,73 persen

Ambon,Bedahnusantara.com-Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 42 kecamatan di Provinsi Maluku padaFebruari 2024, diketahui bahwa NTP Provinsi Maluku secara rata-rata mengalami penurunan
sebesar 1,73 persen dibanding Januari 2024, atau turun dari 105,15 pada Januari 2024 menjadi
103,33 pada Februari 2024.

NTP Maluku

Hal Itu Disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia, melalui rilis,jumat ( 01/03/24)

Penurunan NTP disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian
(It) yang tercatat menurun sebesar 1,25 persen dan peningkatan indeks harga yang dibayar petani
(Ib) yang sebesar 0,49 persen.

Penurunan NTP pada Februari 2024 disumbangkan oleh menurunnya NTP pada seluruh subsektor,
yaitu subsektor tanaman pangan (-1,13 persen), subsektor hortikultura (-4,74 persen), subsektor
tanaman perkebunan rakyat (-1,55 persen), subsektor peternakan (-0,23 persen) dan subsektor
perikanan (-0,93 persen)

Untuk itu ,Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani
(It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).
„ NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli
petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk
pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Februari 2024 sebesar 103,33 atau turun
1,73 persen dibanding Januari 2024 yang tercatat sebesar 105,15. Penurunan NTP
disebabkan oleh indeks harga hasil produksi pertanian (It) yang tercatat turun sebesar
1,25 persen dan peningkatan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang tercatat
sebesar 0,49 persen.

Pada Februari 2024 Provinsi Maluku berada di urutan ke-30 dari 38 provinsi dengan NTP
sebesar 103,33. NTP tertinggi terjadi di Provinsi Bengkulu sebesar 162,96; sementara
NTP terendah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 97,43.

Tercatat seluruh subsektor mengalami penurunan NTP, yaitu subsektor tanaman
pangan (-1,13 persen), subsektor hortikultura (-4,74), subsektor tanaman perkebunan
rakyat (-1,55 persen), subsektor peternakan (-0,23 persen) dan subsektor perikanan
(-0,93 persen). Pada Februari 2024 terjadi peningkatan IKRT sebesar 0,53 persen.
NTUP Provinsi Maluku pada Februari 2024 mengalami penurunan sebesar 1,31 persen
dibanding Januari 2024, yaitu dari 112,75 menjadi 111,27.  ( BN AL )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan