Editor: Redaksi
AMBON, Bedahnusantara.com: Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kota Ambon, Maluku, dalam waktu berbeda pada Jumat (28/8/2026). Kebakaran pertama terjadi di kawasan Batu Merah-Lorgi sekitar pukul 09.50 WIT, sementara kebakaran kedua terjadi di kawasan Kebun Cengkeh, RT 003/RW 09, sekitar pukul 13.30 WIT.
Plt. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, Novita Berhitu, saat diwawancarai langsung di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran, Jumat (28/8/2026), menjelaskan bahwa kebakaran di Batu Merah diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
Menurutnya, api kemudian merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Akibat kejadian tersebut, dua unit kos-kosan dan satu unit rumah warga mengalami kerusakan.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan sejumlah warga dan petugas mengalami luka. Dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan terkena besi serta material bangunan yang roboh saat proses pemadaman. Sementara dua warga mengalami dampak akibat aliran listrik dan percikan api.
“Untuk kebakaran di Batu Merah, berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari arus pendek listrik dari salah satu rumah warga, kemudian merambat ke bangunan lainnya,” ujar Novita.
Ia mengatakan, dampak kebakaran di Batu Merah cukup besar karena sebanyak 76 jiwa terdampak dan harus dievakuasi akibat kerusakan bangunan.
“Sebanyak 76 jiwa terdampak dan untuk sementara harus dievakuasi karena bangunan mereka mengalami kerusakan akibat kebakaran,” jelasnya.
Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di kawasan Kebun Cengkeh pada siang hari. Berdasarkan laporan BPBD, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh kompor gas yang meledak.
Tiga unit tempat usaha terdampak dalam peristiwa tersebut, masing-masing kedai, butik, dan tempat laundry.
Satu warga dilaporkan mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut dan langsung dilarikan ke Klinik Al-Aqsha untuk mendapatkan penanganan medis.
Novita menambahkan, penanganan terhadap dua kejadian kebakaran dilakukan secara bersama-sama oleh petugas pemadam kebakaran, BPBD, TNI/Polri serta masyarakat setempat.
“Petugas melakukan pemadaman, kemudian pendinginan dan pengamanan lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” katanya.
BPBD Kota Ambon juga mengerahkan satu unit mobil tangki air untuk membantu proses pemadaman di lokasi.
Hingga Jumat sore, situasi di kedua lokasi kebakaran dilaporkan telah aman dan terkendali. Meski demikian, proses penanganan terhadap warga terdampak, khususnya di Batu Merah, tetap dilakukan karena adanya kerusakan bangunan.
BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat gangguan instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga seperti kompor gas.
Dua kebakaran yang terjadi dalam satu hari ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan masyarakat dan pemeriksaan terhadap sumber-sumber yang berpotensi memicu kebakaran perlu terus ditingkatkan, terutama di kawasan permukiman yang padat.(BN Grace)





