Capaian Program Unggulan Pendidikan Kota Ambon Tunjukkan Tren Peningkatan di 2025

IMG 20251215 WA0010 scaled

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pelaksanaan 17 Program Prioritas Wali Kota Ambon terus menunjukkan hasil yang positif, khususnya pada Program ke-8 yang berfokus pada peningkatan mutu layanan kesehatan dan pendidikan. Sejumlah indikator strategis di sektor pendidikan mengalami peningkatan signifikan hingga akhir tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F. F. Taso, M.Si., saat diwawancarai di Kantor Balai Kota Ambon, Senin (15/12/2025). Ia menjelaskan bahwa berbagai program dan kegiatan yang dikembangkan Dinas Pendidikan telah memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan pendidikan di Kota Ambon.

Salah satu capaian penting adalah peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan. Pada tahun 2025, capaian SPM pendidikan Kota Ambon meningkat menjadi 75,1, dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 71,73. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah secara menyeluruh.

Selain itu, Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada jenjang usia 5 hingga 6 tahun atau tingkat PAUD juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2025, APS PAUD mencapai 59,11 persen, naik 1,27 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 57,84 persen. Menurut Taso, peningkatan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan pemerintah kota dalam mendorong kesadaran orang tua serta peran aktif desa dan kelurahan.

“Kami melakukan berbagai pendekatan, termasuk pelatihan bagi operator desa dan kelurahan, agar anak-anak usia 5 sampai 6 tahun dapat terdata dan terdorong untuk mengikuti pendidikan sejak dini,” jelasnya.

Peningkatan APS juga tercatat pada kelompok usia 7–12 tahun serta 13–15 tahun, yang menunjukkan semakin baiknya akses dan keberlanjutan pendidikan dasar dan menengah pertama di Kota Ambon.

Dari sisi peningkatan kualitas pembelajaran, Dinas Pendidikan Kota Ambon terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, pengadaan fasilitas penunjang pendidikan, serta penguatan literasi generasi muda. Upaya ini dibarengi dengan peningkatan mutu, kinerja, dan prestasi satuan pendidikan di seluruh wilayah kota.

Capaian tersebut terlihat dari peningkatan jumlah sekolah penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja, yaitu bantuan khusus bagi sekolah berprestasi. Pada tahun 2024, tercatat 62 sekolah penerima BOS Kinerja, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 68 sekolah, yang menandakan semakin banyak sekolah menunjukkan prestasi akademik maupun nonakademik.

Di bidang penguatan identitas budaya lokal, Pemerintah Kota Ambon secara konsisten mengembangkan kurikulum muatan lokal musik. Sejak tahun 2023 hingga 2025, pengadaan alat-alat musik dilakukan setiap tahun untuk mendukung pelaksanaan kurikulum tersebut. Kurikulum musik yang berlandaskan Peraturan Wali Kota Ambon Nomor 39 Tahun 2020 awalnya diterapkan di 10 sekolah, terdiri dari 5 SD dan 5 SMP.

Pada tahun 2025, penerapan kurikulum musik telah berkembang menjadi 119 SD dari total 197 SD, serta 32 SMP dari total 52 SMP di Kota Ambon. Namun demikian, Dinas Pendidikan berencana melakukan penyempurnaan kurikulum tersebut agar selaras dengan penerapan Kurikulum Merdeka.

“Kurikulum musik ini ditetapkan pada Juni 2021, saat sistem fase pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka belum diterapkan. Karena itu, akan dilakukan penyesuaian pada fase pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran,” terang Taso.

Ia menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berakar pada nilai-nilai lokal. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan