Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra serta petugas lapangan yang telah berkontribusi menyelesaikan pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2026.
Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, SE., M.Si., menyampaikan apresiasi tersebut saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang berlangsung di Amatis Hotel, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Maritje, penyelesaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 tidak terlepas dari kerja keras para mitra dan petugas yang turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data dari masyarakat serta pelaku usaha di berbagai wilayah di Maluku.
“Adik-adik sudah memberikan kontribusi yang luar biasa. Saya menyampaikan terima kasih karena tugas pendataan Sensus Ekonomi sudah bisa diselesaikan,” ujar Maritje.
Ia menegaskan, data yang dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi memiliki peran penting bagi pemerintah dalam memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan berbagai program pembangunan dan kebijakan pemerintah.
Maritje menjelaskan, pemerintah membutuhkan data yang berkualitas untuk mengetahui kondisi masyarakat secara lebih akurat, termasuk karakteristik rumah tangga, jenis usaha, kondisi ekonomi, hingga berbagai indikator yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, proses pendataan dari rumah ke rumah, tempat usaha, kos-kosan dan berbagai lokasi lainnya menjadi bagian penting dalam membangun basis data yang lebih akurat.
“Negara ini sementara membangun basis data. Pemerintah ingin data yang disiapkan benar-benar digunakan untuk membuat program yang lebih tepat,” jelasnya.
Ia mengakui, dalam proses pendataan di lapangan terdapat berbagai tantangan. Tidak semua responden memiliki kondisi ekonomi yang sama, bahkan kondisi suatu keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Ada keluarga yang sebelumnya berada dalam kondisi baik kemudian mengalami penurunan, begitu pula sebaliknya.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pembaruan data secara berkala agar gambaran mengenai kondisi masyarakat tetap sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Maritje juga menyampaikan bahwa setelah tahapan pendataan selesai, BPS masih akan melakukan proses lanjutan berupa revisi atau kunjungan ulang terhadap sebagian data.
Dari sekitar 200-an mitra yang terlibat, BPS memilih sekitar separuh untuk mengikuti tahapan berikutnya. Sebagian mitra lainnya telah menyelesaikan tugas pendataan dan tidak lagi mengikuti tahapan lanjutan tersebut.
“Yang tidak terpilih, bersyukur. Yang terpilih juga bersyukur. Tidak apa-apa. Kita sudah menyelesaikan dan menutup buku Sensus Ekonomi,” katanya.
Maritje berharap seluruh mitra yang telah terlibat dapat melihat tugas tersebut bukan sekadar sebagai pekerjaan, tetapi sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa melalui penyediaan data yang berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya ditentukan oleh BPS, tetapi juga oleh para petugas dan mitra yang berhadapan langsung dengan masyarakat sebagai responden.
“Sekali lagi, terima kasih. Secara keseluruhan adik-adik sudah memberikan kontribusi yang luar biasa. Tugas kita selanjutnya di BPS adalah melihat kembali data yang sudah dikumpulkan,” pungkasnya.
Dengan selesainya tahapan pendataan Sensus Ekonomi 2026, BPS Maluku kini melanjutkan proses pengolahan, pemeriksaan dan pemutakhiran data agar hasil sensus yang dihasilkan dapat menjadi gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi ekonomi masyarakat di Maluku. (BN Grace)








