Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon menunjukkan kepedulian terhadap warga Dusun Patahue, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang terdampak konflik sosial dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke lokasi pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wenddy Pelupessy, M.Kes, yang membawa langsung bantuan tersebut, mengatakan langkah Pemkot Ambon merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap warga yang tengah menghadapi situasi sulit.
Hal itu disampaikan Wenddy saat diwawancarai via telepon, Sabtu (20/9/2026).
Menurutnya, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena sebenarnya berkeinginan untuk hadir langsung menemui warga pengungsi. Namun karena belum dapat datang, dirinya ditugaskan untuk mewakili pemerintah kota sekaligus menyampaikan pesan kepedulian kepada masyarakat Patahue.
“Pak Walikota sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa bapak dan ibu. Katong samua seng mau kondisi ini terjadi. Tetap sabar dan selalu dalam lindungan Tuhan,” ujar Wenddy menyampaikan pesan Wali Kota Ambon.
Wenddy menegaskan, bantuan yang disalurkan bukan sekadar pemberian bahan kebutuhan pokok, tetapi merupakan bentuk perhatian Pemkot Ambon terhadap warga yang terpaksa meninggalkan rumah akibat konflik.
Bantuan tersebut diserahkan di posko pengungsian Desa Taniwel pada Selasa (15/9/2026). Rombongan membawa dua ton beras, 100 karton mi instan, 100 kilogram gula pasir, 1.000 kaleng ikan, dan 20 karton minyak goreng.
Rombongan Pemkot Ambon bertolak menggunakan KMP Roka Tenda dari Pelabuhan Hunimua, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah, menuju lokasi pengungsian.
Wenddy berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga selama menjalani kehidupan di pengungsian. Ia juga berharap situasi di Patahue segera kondusif sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Kita berharap kondisi segera aman dan masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing. Yang paling penting saat ini adalah bagaimana kebutuhan warga selama di pengungsian tetap diperhatikan,” katanya.
Sebelumnya, kedatangan rombongan Pemkot Ambon di posko pengungsian disambut Camat Taniwel Jeklin E. Niwele bersama Sekretaris Camat.
Jeklin menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemkot Ambon yang datang membawa bantuan bagi warga terdampak. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban warga Dusun Patahue yang masih membutuhkan uluran tangan.
Konflik yang terjadi di Dusun Patahue menyebabkan sedikitnya 29 rumah warga terbakar. Sebanyak 41 kepala keluarga atau 142 jiwa terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi di Desa Taniwel.
Kehadiran Pemkot Ambon melalui Dinas Sosial di tengah kondisi tersebut menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan sekaligus dukungan bagi warga Patahue yang masih berada dalam situasi penuh ketidakpastian. (BN Grace)








