BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran

IMG 20260223 WA0000

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat melalui pelaksanaan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Kebakaran yang melibatkan Active Kecil dan Pertamina Wayame. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kota Ambon.

Simulasi ini dirancang tidak hanya sebagai latihan teknis semata, tetapi juga sebagai media edukasi dan pembelajaran praktis bagi seluruh peserta. Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi dan penyampaian materi terkait dasar-dasar penanggulangan kebakaran, pengenalan potensi risiko, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan sejak dini. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi awal kebakaran, sistem pelaporan cepat, hingga prosedur evakuasi yang aman dan terstruktur.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Vita Berhitu, yang hadir selaku pemateri dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana.

Menurut Vita Berhitu, kebakaran sering kali terjadi secara tiba-tiba dan dalam waktu singkat dapat berkembang menjadi situasi darurat yang membahayakan banyak pihak. Oleh sebab itu, pemahaman mengenai prosedur evakuasi yang benar serta kemampuan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) menjadi hal yang sangat penting.

Ia menjelaskan bahwa dalam situasi darurat, kepanikan kerap menjadi faktor yang memperburuk kondisi. Dengan adanya latihan seperti ini, peserta diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi tanpa diliputi rasa panik berlebihan. “Simulasi ini bertujuan membangun refleks kesiapsiagaan. Ketika masyarakat atau pekerja sudah terbiasa dengan prosedur yang benar, maka risiko korban jiwa dan kerugian material dapat ditekan seminimal mungkin,” ungkapnya.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan berupa simulasi kejadian kebakaran. Dalam skenario yang telah disiapkan, peserta mempraktikkan proses evakuasi korban, penggunaan APAR untuk memadamkan api skala kecil, serta pengamanan area sekitar lokasi kejadian. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara terstruktur dan diawasi langsung oleh tim BPBD Kota Ambon.

Kolaborasi antara BPBD Kota Ambon, Active Kecil, dan Pertamina Wayame dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa penanggulangan bencana memerlukan sinergi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Dunia usaha dan komunitas memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Ambon berharap semakin banyak institusi, perusahaan, dan komunitas masyarakat yang menyadari pentingnya pelatihan kesiapsiagaan secara berkala. Upaya preventif dan peningkatan kapasitas dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat bencana sudah terjadi.

Simulasi berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan serius dan disiplin. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal berharga ketika menghadapi situasi darurat yang sesungguhnya.

Dengan pelaksanaan simulasi tanggap darurat ini, BPBD Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam membangun Kota Ambon yang lebih tangguh, siap, dan responsif terhadap berbagai potensi bencana. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan