Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon memperkuat koordinasi lintas lembaga bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Ambon sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino.
Koordinasi tersebut ditindaklanjuti melalui kunjungan Kepala Basarnas Kota Ambon ke Kantor BPBD Kota Ambon. Kunjungan itu diterima langsung Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Ambon, Frits R.M. Tatipikalawan, S.Hut., M.Si.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut hasil rapat stakeholder yang sebelumnya membahas kesiapsiagaan serta langkah penanganan terhadap berbagai potensi dampak yang dapat ditimbulkan oleh fenomena El Nino.
Frits mengatakan, kondisi cuaca dan iklim yang berpotensi berubah perlu diantisipasi bersama karena penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Sinergi antara BPBD, Basarnas, pemerintah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi setiap potensi bencana. Karena itu, koordinasi dengan Basarnas dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat, terutama dalam menghadapi potensi dampak El Nino,” kata Frits.
Menurutnya, koordinasi tersebut tidak hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi, tetapi harus dimulai sejak tahap pencegahan dan kesiapsiagaan. Dengan koordinasi yang lebih intensif, setiap potensi kejadian dapat direspons secara cepat dan terukur.
“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Kita harus memastikan komunikasi, koordinasi, dan langkah penanganan di lapangan berjalan dengan baik sehingga ketika terjadi kondisi yang membutuhkan respons cepat, seluruh pihak sudah memahami tugas dan perannya masing-masing,” ujarnya.
Frits menambahkan, BPBD Kota Ambon akan terus membangun komunikasi dengan Basarnas dan stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi serta melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, sehingga setiap potensi risiko harus kita antisipasi bersama sejak dini,” tandasnya.
Koordinasi BPBD dan Basarnas diharapkan dapat memperkuat sistem kesiapsiagaan Kota Ambon dalam menghadapi berbagai kemungkinan dampak perubahan kondisi cuaca, sekaligus memastikan respons kedaruratan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi bencana. (BN Grace)








