BAZNAS Siapkan Ambulans untuk Ambon

955fe7e3 1834 4863 9290 a01c9338f313

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon mendapat dukungan nyata dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam upaya memperkuat layanan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat. Selain memastikan bantuan satu unit mobil ambulans yang akan beroperasi pada September 2026, BAZNAS RI juga mulai mengkaji usulan pembangunan Rumah Dhuafa yang diajukan Pemkot Ambon sebagai bagian dari penguatan perlindungan sosial di daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemkot Ambon, BAZNAS Kota Ambon, dan BAZNAS RI yang berlangsung di Ruang Pertemuan Pimpinan BAZNAS RI, Matraman, Jakarta, Jumat (19/6/2026)

Delegasi Pemkot Ambon dipimpin Staf Ahli Wali Kota Ambon Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur yang juga Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemkot Ambon, Fenly Masawoy. Turut hadir Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat M. Aulia Waliulu, serta Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar.

Rombongan diterima langsung oleh Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, bersama jajaran pimpinan dan pejabat BAZNAS RI.

Dalam audiensi tersebut, Pemkot Ambon mengajukan proposal pembangunan Rumah Singgah atau Rumah Dhuafa yang direncanakan dikelola secara kolaboratif oleh Dinas Sosial Kota Ambon dan BAZNAS Kota Ambon. Skema pembiayaan pembangunan fasilitas tersebut diusulkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon dan BAZNAS RI.

Fenly Masawoy menjelaskan kebutuhan rumah singgah menjadi salah satu persoalan sosial yang mendesak untuk ditangani di Kota Ambon.

“Kehadiran fasilitas tersebut sangat penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial sementara di Kota Ambon,” ujarnya.

Selain pembangunan Rumah Dhuafa, Pemkot Ambon juga mengajukan bantuan satu unit mobil ambulans guna mendukung program BAZNAS Tanggap Darurat di Kota Ambon.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah turut melakukan konsultasi terkait penguatan kelembagaan, strategi pengumpulan zakat, serta pengembangan program pemberdayaan sosial.

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, menilai keberadaan rumah singgah akan memberikan manfaat besar dalam penanganan berbagai persoalan sosial di wilayah perkotaan.

“Rumah singgah dapat menjadi tempat penanganan sementara bagi kelompok rentan yang membutuhkan bantuan sosial maupun layanan kemanusiaan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Ambon, Hendra Abubakar, memaparkan rencana pembangunan Rumah Dhuafa yang akan berlokasi di lingkungan Kantor BAZNAS Kota Ambon dan dikelola bersama dengan Dinas Sosial Kota Ambon.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Nasional BAZNAS RI, Agus Siswanto, mengapresiasi langkah Pemkot Ambon dalam memperkuat pengelolaan zakat dan pelayanan sosial.

Menurutnya, BAZNAS RI saat ini memiliki 10 Program Prioritas Tahun 2026 yang dijalankan di berbagai daerah. Namun untuk tahun berjalan, fokus utama masih diarahkan pada pembangunan Rumah Sehat BAZNAS.

“Usulan pembangunan Rumah Dhuafa dari Pemkot Ambon dan BAZNAS Kota Ambon akan kami kaji dan bahas lebih lanjut sebagai salah satu usulan program prioritas BAZNAS RI untuk tahun anggaran 2027,” ujar Agus.

Kabar baik juga datang dari sektor kesehatan dan kemanusiaan. Plt Kepala Divisi Kesehatan BAZNAS RI, Siti Masturoh, memastikan permohonan bantuan satu unit mobil ambulans untuk Kota Ambon akan diakomodasi melalui BAZNAS Kota Ambon.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan 10 Program Prioritas BAZNAS RI Tahun 2026. Penyerahan simbolis dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, sementara kendaraan ambulans diperkirakan tiba dan mulai beroperasi di Kota Ambon pada September 2026.

Di sisi lain, Kepala Divisi Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, Adhi Kelvianto Septha, menyoroti capaian pengumpulan zakat di Kota Ambon yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Ia mendorong BAZNAS Kota Ambon untuk menghadirkan strategi yang lebih inovatif dan kolaboratif guna mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Menurutnya, peningkatan pengumpulan dana umat akan berdampak langsung terhadap besarnya dukungan program yang dapat diberikan BAZNAS RI kepada daerah.

Fenly Masawoy menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan BAZNAS RI kepada Pemerintah Kota Ambon. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi menghadirkan program sosial yang lebih luas dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Dukungan BAZNAS RI ini menjadi langkah penting bagi Ambon dalam memperkuat pelayanan sosial dan kemanusiaan. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu di Kota Ambon,” pungkasnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan