Banggar Soroti Pendapatan dan Kesiapan SDM Blok Masela

423d6efb ea7b 47ec bb59 9c1a7eb8fba5

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Badan Anggaran DPRD Provinsi Maluku memberikan sejumlah catatan penting dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2026.

Catatan tersebut disampaikan Plh Sekretaris Badan Anggaran yang juga Kabag Umum dan Keuangan, Asmain Pelu, saat menyampaikan laporan hasil kerja Badan Anggaran dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Rabu (30/9/2026).

Asmain menjelaskan, Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah telah menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan terhadap rancangan Perda tentang Perubahan APBD Provinsi Maluku Tahun 2026.

Iklan Bedah Nusantara 1
Iklan Bedah Nusantara 2
Iklan Bedah Nusantara 3

advertisement ★

Pembahasan tersebut berlangsung sejak penyampaian rancangan Perda pada 25 September 2026, pendalaman materi oleh fraksi-fraksi pada 26 September, rapat kerja Banggar bersama TAPD pada 28 September, hingga rapat paripurna pada 30 September 2026.

Dalam laporan tersebut, Asmain menyampaikan bahwa target pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2026 disepakati sebesar Rp712,86 miliar, dari target awal APBD 2026 sebesar Rp704,44 miliar.

Banggar meminta pemerintah daerah mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah dengan tetap memperhatikan kondisi perekonomian dan kemampuan masyarakat.

Sementara target belanja daerah dalam Perubahan APBD 2026 disepakati sekitar Rp2,508 triliun. Banggar meminta pemerintah daerah memastikan program dan kegiatan hingga akhir tahun anggaran tetap mengedepankan kebutuhan prioritas serta pelayanan dasar masyarakat.

Banggar juga meminta pemerintah daerah menyampaikan seluruh rincian program kegiatan dan besaran anggaran masing-masing kabupaten/kota kepada DPRD, khususnya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur yang dibiayai melalui pinjaman daerah pada PT SMI maupun PT Bank Maluku dan Maluku Utara.

Untuk Kabupaten Sorong bagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Aru, Banggar meminta agar kebijakan skema pinjaman daerah pada PT Bank Maluku dan Maluku Utara turut memberikan prioritas kepada kedua daerah tersebut.

Siapkan SDM untuk Blok Masela

Selain persoalan anggaran, Banggar memberikan perhatian terhadap rencana beroperasinya proyek strategis nasional Lapangan Gas Abadi Blok Masela.

Asmain menyampaikan, pemerintah daerah perlu mempersiapkan sumber daya manusia Maluku melalui program pelatihan dan sertifikasi agar anak-anak daerah memiliki keterampilan serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dalam pengembangan Blok Masela.

“Badan Anggaran meminta perhatian serius pemerintah daerah agar dapat menyiapkan sumber daya manusia melalui program kegiatan pelatihan-pelatihan guna mempersiapkan anak-anak daerah menjadi tenaga kerja yang terampil dan kompeten serta mendapatkan sertifikasi,” ujar Asmain dalam penyampaian laporan tersebut.

Banggar juga menyoroti persoalan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Maluku yang mengalami kekurangan akibat musim kemarau berkepanjangan.

Pemerintah daerah diminta memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan air bersih sebagai bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat.

Seluruh catatan tersebut menjadi bagian dari hasil pembahasan Banggar sebelum DPRD Provinsi Maluku mengambil keputusan bersama dengan pemerintah daerah terhadap Rancangan Perda tentang Perubahan APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2026. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan