Ambon, Bedahnusantara.com: Persoalan terkait masalah gaji 14 (THR), dimasa pandemi Covid-19 ini, semakin menyeruak dipublik. Bahkan tak jarang hal ini juga menjadi perbincangan hangat dikalangan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) semua tingkatan dan jenjang.
![]() |
| Apries: Pembayaran THR Dan TPP Itu Sedang Diatur Dalam Mekanisme Resmi, Sebab Anggaranya Dari APBD |
Simpang siurnya informasi terkait apakah ASN dan PNS Non-Muslim juga akan menerima THR kian mengemuka, bahkan berbagai opini liar semakin memperkeruh suasana kehidupan bermasyarakat ditengah merebaknya wabah Virus Corona ini.
Ternyata tidak hanya soal Gaji 14 (THR) yang menjadi perbincangan serius di kalangan ASN dan PNS, akan tetapi persoalan terkait Tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang adalah merupakan tambahan penghasilan yang diberikan kepada PNS dan ASN yang dikaitkan dengan penilaian kehadiran dan kinerja. juga tidak lepas dari perbincangan.
Menindak lanjuti persoalan tersebut Media Online Bedahnusantara.com kemudian mencoba mengkonfirmasi salah satu pihak Pemerintah, yakni; Pemerintah Daerah Kota Ambon, guna mendapatkan pencerahan dan penjelasan perihal polemik Gaji 14 (THR) dan TPP pegawai ini.
Salah satu pihak yang berhasil dihubungi oleh media ini adalah Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Apries Benel Gaspersz, S.STP., M. Si.
Ketika dimintai tanggapan dan konfirmasinya, Apries mengungkapkan, Masalah Gaji 14 (THR) yang beredar info, bahwa yang hanya terima cuma pegawai Muslim, padahal di instansi lain. Ada pegawai kristen yang juga dapat.
” Hal yang mesti dipahami dengan benar bahwa,Tunjangan Hari Raya (THR) dibayar dengan anggaran yang bersumber dari APBD. Jadi terkait instansi lain ada yang memberikan juga kepada pegawai Non-Muslim, itu hak mereka dan pastinya hal tersebut bukan pada pemerintah kota Ambon. Sebab kita sedang menyesuaikan dengan kebutuhan anggaran guna penanganan covid-19 Yang sementara menjadi prioritas,” Ungkap Apries.
Disamping itu lanjutnya, kita juga sementara melihat akan sudara-saudara kita yang akan merayakan idul fitri yang juga menjadi prioritas untuk kemudian dapat diberikan Tunjangan Hari Raya (THR). Oleh karena itu prioritas pembayaran THR seblum hari raya untuk yang merayakan dan sudah mulai berproses hari ini. serta dapat dipastikan pada hari senin mendatang sudah cair.
” Pemerintah Kota Ambon sedang berkonsentrasi penuh untuk penganggaran terkait Covid-19, yang jujur menjadi prioritas utama semua kelembagaan di Negara ini termasuk di Kota Ambon, olehnya kami sedang melakukan penyesuaian anggaran demi tertanganinya pandemi Covid-19 ini. selain itu kami juga memprioritaskan THR kepada saudara-saudara kami yang Muslim, sebab hari raya Idul Fitri sudah didepan mata. olehya untuk yang lainnya kami tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut, sebab semua kebijakan perlu didasari pada sebuah mekanisme aturan yang berlaku,” Jelasnya.
Sementara itu ketika ditanya soal adanya Info mengenai TPP pegawai pemkot ambon yang belum diterima hingga hari ini
Apries mengungkapkan, TPP bulan apa yang belum bayar oleh Pemkot Ambon? hal itu yang mesti jelas dulu. Sebab berdasarkan aturan pembayaran TPP dilakukan berdasarkan kinerja pegawai.
” Sekarang mesti jelas, TPP bulan apa yang belum dibayar, sebab bulan april itu full semua ASN dirumah atau Work From Home (kerja dari rumah). Sehingga sekarang indikator kerja dari rumah untuk mendapatkan pembayaran TPP bulan april masi dirumuskan. Sebagai dasar pembayaran TPP april. Ataupun ada kebijakan lain terkait TPP bulan april belum ada kebijakan resmi,” Tandasnya. (BN-08)






