Ambon Raih Terbaik I Program Quick Win Pembangunan Keluarga 2026 di Provinsi Maluku

1cb4a96c 1038 4e4a b787 b090099a361b

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Kota Ambon kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Terbaik I dalam pelaksanaan Program Quick Win Pembangunan Keluarga Tahun 2026 tingkat provinsi. Capaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan program prioritas secara cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Program Quick Win sendiri merupakan program prioritas dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang dilaksanakan di daerah, termasuk di Kota Ambon, dengan tujuan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB/BKKBN) Kota Ambon, Ir. Juliana Welhelmina Patty, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (14/4/2026), menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolaboratif berbagai pihak.

“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh stakeholder di Kota Ambon dalam menjalankan lima program Quick Win secara optimal. Kami berupaya agar setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Adapun lima program Quick Win yang menjadi unggulan di Kota Ambon meliputi:

Pertama, Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang berfokus pada bantuan non-nutrisi seperti perbaikan rumah layak huni, penyediaan air bersih, serta edukasi pencegahan stunting. Program ini melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai orang tua asuh guna menekan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), yang menghadirkan layanan daycare unggul berstandar tinggi melalui kolaborasi pemerintah dan swasta. Di Kota Ambon, program ini telah dirintis dengan pembentukan satu kelompok di Desa Laha, guna membantu orang tua bekerja dengan tenang karena anak mendapatkan pengasuhan yang baik.

Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Program ini juga mulai dikembangkan di Kelurahan Wainitu melalui pembentukan komunitas ayah teladan untuk menciptakan keluarga harmonis dan anak-anak yang tangguh.

Keempat, Program Lansia Berdaya (SIDAYA), yang memberikan layanan home care berbasis komunitas, pelayanan kesehatan gratis di puskesmas dan rumah sakit tanpa rujukan, serta pemberdayaan lansia melalui Sekolah Lansia. Hingga tahun 2026, Kota Ambon telah membentuk tiga Sekolah Lansia sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan bagi warga lanjut usia.

Kelima, pengembangan Super Apps tentang keluarga yang bertujuan mempermudah akses informasi dan layanan keluarga di era digital, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh berbagai layanan terkait kependudukan dan pembangunan keluarga.

Juliana menambahkan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Ambon untuk terus meningkatkan kualitas program dan memperluas jangkauan manfaatnya bagi masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat implementasi program agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan,” tutupnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan