Ambon Jadi Tuan Rumah Konferensi Musik Nasional Pertama Di Indonesia

ambon KAMI
Ambon Jadi Tuan Rumah
Konferensi Musik Nasional Pertama Di Indonesia

Ambon, Bedahnusantara.com: Musik adalah salah satu ikon dari seni, dan musik menjadi hal yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan Manusia.

Dan utuk pertama kalinya, Indonesia akan melakukan Konfrensi Musik, yang diprakarsai oleh segenap elemen pencita dan pelaku musik Indonesia.

Kota Ambon kemudian dipercayakan menjadi tuan rumah Konferensi Musik Nasional pertama kalinya.

Sepanjang lima puluh tahun perjalanan musik Indonesia, pastinya akan menjadi moment serta peran penting Kota Ambon sebagai icon kota music dalam dunia musik Indonesia.

Hal ini kemudian diakui oleh stering Komite dari KAMI (Komunitas dan Asosiasi Musik Indonesia) Glenn Fredly, saat memberi keterangan persnya, Selasa (27/02/18) pada Ruang Rapat B Lantai II Balaikota Ambon.

Dalam berbagai persiapan menyongsog ditetapkannya Ambon sebagai Kota Musik Dunia, maka KAMI melalui Konferensi Musik Nasional mulai 7 – 9 Maret 2018 nanti, memastikan utuk nantinya akan memberikan sebuah rekomendasi dan penegasan bagi Dunia dan Indonesia, bahwa Kota Ambon telah mempersiapkan diri sebaik mungkin mengingat kedepannya Kota Ambon akan memperoleh predikat sebagai kota musik dunia.

“ beberapa point unggulan yang akan menjadi tujuan utama dari Konfrensi Musik ini, termasuk dari jantung musik di kota Ambon yakni penekanan pada aspek pendidikan, aspek ekonomi,dan musik dari aspek ketahanan kebudayaan,” Jelasnya.

Menurut Glenn, Konferensi yang digelar dan kota Ambon sebagai tuan rumahnya merupakan nilai tambah karena kota Ambon memiliki sesuatu yang identik dengan musik sehingga, kota Ambon ditahun 2019 mendatang akan mendapat  gelar Kota musik Dunia secara langsung oleh UNESCO.

“Sehingga menurut Saya kata Glenn, momen Konfrensi ini adalah saat yang tepat untuk mengelar Deklarasi musik pertama kali di Kota Ambon,” tandasnya.

Berdasarkan semua aspek tersebut, Pihaknya dengan menggandeng orgenaiser Diandra serta Badan Ekonomi Kreatif ( BEKRAF) mengambil judul besar ‘Raya Nada Untuk Indonesia’ guna meningkatkan Perdamaian dunia.

Disisi lain, hal ini juga dipertegas oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, bahwa Event Konfrensi Musik ini, nantinya akan semakin Mempertegas atau menjustifikasi Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

“Ambon sudah punya icon sebagai kota musik, tinggal kita memastikan ditetapkannya Ambon sebagai kota musik dunia itu yang sementara di proses,” Tegas Louhenapessy. (BN-05)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan