Wendy: Pemkot Ambon Fasilitasi 15 Penyandang Disabilitas, Bantuan Kaki Palsu dari Kemensos Mulai Direalisasikan

IMG 6475 scaled

Editor: Redaksi

AMBON, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Sosial terus memperkuat komitmen dalam memberikan perhatian dan pelayanan kepada penyandang disabilitas. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengukuran kaki palsu bagi penyandang disabilitas yang berlangsung di Ruang Vlessingen, Kantor Balai Kota Ambon, Jumat (23/10/2026).

IMG 6486

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate, yang menyasar penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu untuk menunjang mobilitas serta meningkatkan kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Iklan Bedah Nusantara 1
Iklan Bedah Nusantara 2
Iklan Bedah Nusantara 3

advertisement ★

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, Wendy Pelupessy, mengatakan bahwa kegiatan pengukuran tersebut merupakan tahapan penting dalam proses pemberian bantuan kaki palsu kepada para penerima manfaat. Pengukuran dilakukan untuk memastikan alat bantu yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima.

Menurutnya, bantuan kaki palsu tidak sekadar menjadi fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas, tetapi juga merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu mereka memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk menjalani kehidupan secara mandiri.

Dalam program tersebut, tercatat sebanyak 15 orang menjadi calon penerima bantuan kaki palsu. Dari jumlah tersebut, 14 orang berasal dari Kota Ambon, sedangkan satu orang lainnya berasal dari Kabupaten Maluku Tengah.

Wendy menjelaskan, proses pendaftaran calon penerima bantuan telah dilaksanakan sejak Agustus 2026. Tahapan tersebut dilakukan untuk mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan sekaligus mempersiapkan proses pelayanan sebelum pengukuran dilaksanakan.

Pelaksanaan pengukuran ini menjadi langkah lanjutan setelah proses pendaftaran, sehingga kebutuhan para penerima dapat diketahui dan disesuaikan dengan bantuan yang akan diberikan melalui Kementerian Sosial.

Dinas Sosial Kota Ambon turut memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap program bantuan pemerintah. Kerja sama dengan Kementerian Sosial melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate juga menjadi bagian penting dalam mendukung penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas.

Bagi penyandang disabilitas yang mengalami kehilangan anggota tubuh, keberadaan kaki palsu dapat membantu meningkatkan kemampuan bergerak dan mendukung aktivitas sehari-hari. Dengan alat bantu yang sesuai, penerima manfaat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk melakukan berbagai kegiatan, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan sosial.

Karena itu, proses pengukuran menjadi tahapan yang tidak dapat diabaikan. Kesesuaian ukuran dan kebutuhan pengguna merupakan hal penting agar alat bantu yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Program ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Melalui dukungan tersebut, penyandang disabilitas diharapkan tidak mengalami hambatan yang semakin besar dalam mengakses pelayanan maupun berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemkot Ambon melalui Dinas Sosial berperan dalam memfasilitasi masyarakat agar dapat mengakses program bantuan sosial yang tersedia. Sementara itu, dukungan Kementerian Sosial melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate menjadi bagian dari upaya penyediaan alat bantu bagi para penerima manfaat.

Dengan terdaftarnya 15 calon penerima bantuan dari Kota Ambon dan Maluku Tengah, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut juga diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas, khususnya dalam hal mobilitas dan kemandirian.

Pemerintah diharapkan terus memperluas perhatian terhadap kebutuhan penyandang disabilitas melalui program bantuan yang tepat sasaran, pelayanan yang mudah diakses, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan pengukuran kaki palsu ini, Dinas Sosial Kota Ambon menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan sosial yang memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, agar mereka memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan berpartisipasi aktif di tengah masyarakat. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan