Wattimena: Negara Tidak Boleh Abai terhadap Anak dan Lansia

IMG 20251213 WA0021 scaled

 

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan anak maupun lanjut usia (lansia). Penegasan tersebut disampaikan saat ia memberikan sambutan pada kegiatan wisuda Sekolah Lansia Kota Ambon yang berlangsung di Hotel Marina Ambon, Sabtu (13/12/2025).

Dalam sambutannya, Wattimena menekankan bahwa tanggung jawab pemerintah mencakup seluruh siklus kehidupan warga, mulai sejak lahir hingga memasuki usia lanjut. Menurutnya, kehadiran negara harus dirasakan secara nyata melalui pelayanan dasar, perlindungan sosial, serta kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan.

“Pemerintah mengurus warga sejak lahir sampai meninggal dunia. Sejak lahir kita pastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan baik, pencatatan kependudukan terpenuhi, pendidikan tersedia, hingga pada usia produktif pemerintah menyiapkan lapangan kerja. Ketika memasuki usia lanjut, negara tetap hadir memastikan mereka hidup layak, sehat, dan bahagia,” ujar Wattimena.

Ia menambahkan, bagi warga yang berada dalam kondisi kurang beruntung, Pemerintah Kota Ambon juga menyiapkan berbagai program bantuan sosial agar mereka tetap dapat menjalani kehidupan dengan bermartabat. Bahkan hingga akhir hayat, negara tetap hadir melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.

Wali Kota juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam memperlakukan anak dan lansia dengan penuh kasih dan tanggung jawab. Ia mengingatkan agar para lansia tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai aset berharga yang telah memberikan pengabdian besar bagi keluarga dan masyarakat.

“Selama puluhan tahun, orang tua kita telah membesarkan, mendidik, dan mengorbankan hidupnya bagi anak-anak. Karena itu, menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan mereka menikmati hari tua dengan sukacita, bukan kesepian,” tegasnya.

Menurut Wattimena, kehadiran Sekolah Lansia Kota Ambon merupakan salah satu bentuk konkret komitmen pemerintah dalam memberikan ruang bagi para lansia agar tetap produktif, bersosialisasi, dan menjaga kesehatan fisik serta mental.

“Sekolah Lansia ini mungkin sederhana, tetapi sangat bermakna. Di sini para orang tua merasa dihargai, memiliki tempat untuk belajar, berbagi cerita, dan tetap berdaya. Inilah wujud kehadiran negara bagi lansia,” jelasnya.

Kegiatan wisuda Sekolah Lansia Kota Ambon tersebut diikuti oleh 34 orang wisudawan dan wisudawati. Wali Kota berharap para lulusan dapat menjadi teladan, sumber inspirasi, serta penyemangat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Mengakhiri sambutannya, Wattimena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon akan terus berkomitmen memperkuat kebijakan dan program yang berpihak pada anak dan lansia sebagai bagian dari upaya membangun kota yang inklusif, berkeadilan, dan berkeadaban.

“Anak-anak adalah masa depan kota ini, dan lansia adalah fondasi yang telah membentuk kita. Negara tidak boleh abai terhadap keduanya,” tutupnya. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan