Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Program kurikuler yang dilaksanakan SMP Negeri 4 Ambon pada pekan ini tidak hanya diarahkan untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan motivasi bagi peserta didik.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah pelaksanaan program kurikuler bagi siswa kelas VII dengan mengangkat tema “Aku dan Prestasiku”. Dalam kegiatan tersebut, sekolah menghadirkan tokoh inspiratif dan motivator untuk memberikan pengalaman serta motivasi kepada para siswa dalam merancang masa depan mereka.
Kepala SMP Negeri 4 Ambon, Kustanto, S.Pd., M.Pd, saat diwawancarai di SMP Negeri 4 Ambon, Kamis (8/10/2026), menjelaskan bahwa program kurikuler tersebut dirancang untuk memperkuat materi pembelajaran yang telah diterima siswa sekaligus membangun nilai-nilai karakter.
Menurut Kustanto, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya sekolah mendukung pencapaian delapan profil pendidikan, terutama dalam membentuk peserta didik yang memiliki karakter, kompetensi, serta kesiapan menghadapi masa depan.
“Program kurikuler ini dilaksanakan untuk memperkuat mata pelajaran dan materi yang sudah berjalan, sekaligus memperkuat nilai karakter anak, terutama untuk pencapaian delapan profil pendidikan,” ujar Kustanto.
Ia menjelaskan, khusus untuk siswa kelas VII, sekolah mengangkat tema “Aku dan Prestasiku”. Tema tersebut kemudian dikembangkan dengan menghadirkan tokoh inspiratif dan motivator yang dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang perjuangan, proses pendidikan, serta perjalanan seseorang hingga mencapai keberhasilan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena hadir memenuhi undangan sekolah untuk menjadi tokoh motivator dan inspiratif bagi para siswa.
Kustanto mengatakan, kehadiran Wali Kota menjadi kesempatan berharga bagi siswa karena mereka dapat mendengarkan secara langsung kisah perjalanan hidup seorang pemimpin, termasuk pengalaman masa kecil, proses perjuangan, hingga suka dan duka yang dilalui sebelum berada pada posisi sebagai pemimpin daerah.
“Kebetulan Pak Wali bersedia hadir untuk menjadi tokoh motivator dan inspirator. Beliau menyampaikan materi dan kisah perjalanan beliau sebagai pemimpin, termasuk suka duka yang dialami sejak masa kecil. Itu menjadi motivasi bagi anak-anak,” jelasnya.
Menurutnya, pengalaman tersebut penting disampaikan kepada siswa karena setiap anak memiliki peluang untuk menjadi pemimpin di masa depan. Karena itu, sejak usia sekolah mereka perlu diberikan motivasi agar memiliki keberanian untuk bermimpi, berusaha, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kustanto menilai pesan yang disampaikan Wali Kota sangat relevan dengan tema “Aku dan Prestasiku”, sebab prestasi tidak hanya berbicara mengenai nilai akademik, tetapi juga menyangkut karakter, kerja keras, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Anak-anak ini semuanya adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu mereka harus terus diberikan motivasi agar percaya bahwa mereka juga bisa mencapai apa yang mereka cita-citakan,” katanya.
Lebih lanjut, Kustanto mengungkapkan bahwa perhatian Pemerintah Kota Ambon terhadap dunia pendidikan juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ia menyebutkan, para kepala sekolah di Kota Ambon sebelumnya telah melakukan kegiatan bersama orang tua siswa yang membahas peningkatan kemampuan literasi dan numerasi. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kota Ambon secara menyeluruh.
“Kami para kepala sekolah baru saja bersama dengan orang tua membahas peningkatan literasi dan numerasi di Kota Ambon. Ini menjadi bagian dari upaya kita agar pada waktunya kemampuan anak-anak semakin baik,” ungkapnya.
Kustanto menambahkan, kehadiran Wali Kota dalam kegiatan di sekolah menunjukkan perhatian terhadap perkembangan generasi muda di Kota Ambon. Menurutnya, motivasi dari seorang pemimpin daerah dapat memberikan kesan tersendiri bagi siswa karena mereka dapat melihat langsung sosok yang selama ini mereka kenal sebagai pemimpin Kota Ambon.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari ruang kelas, tetapi juga mendapatkan inspirasi dari pengalaman nyata para tokoh yang telah melalui berbagai proses dalam kehidupan.
“Kami berharap anak-anak Kota Ambon betul-betul menjadi generasi penerus yang pada waktunya mampu menggantikan kita dan menjadi pemimpin di masa depan,” pungkas Kustanto. (BN Grace)









