Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon terus menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga. Salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon adalah Amboina Fun Walk 2026, yang berlangsung meriah di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju puncak HUT Kota Ambon pada 7 September mendatang itu dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Amboina Fun Walk bukan sekadar kegiatan olahraga dan rekreasi, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi masyarakat dari sisi sosial maupun ekonomi.
Menurut Wattimena, kegiatan tersebut menjadi ruang yang mempererat hubungan antarmasyarakat karena melibatkan berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Interaksi yang terbangun dalam kegiatan bersama seperti ini dinilai mampu memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman warga Kota Ambon.
“Dampaknya bisa kita lihat dari dua sisi. Yang pertama dari sisi sosial, karena melalui kegiatan seperti ini hubungan dan relasi antarmasyarakat semakin luas. Yang hadir bukan hanya ASN, tetapi juga masyarakat umum yang ikut berpartisipasi,” ujar Wattimena.
Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Hal itu terlihat dari meningkatnya aktivitas perdagangan, terutama para pedagang jersey sepak bola. Pemilihan tema yang berkaitan dengan Piala Dunia 2026 membuat peserta mengenakan jersey tim nasional dari berbagai negara peserta, sehingga permintaan terhadap produk tersebut meningkat.
“Dari sisi ekonomi tentu memberikan manfaat bagi para pedagang. Kostum yang digunakan dalam kegiatan ini adalah jersey tim nasional negara-negara peserta Piala Dunia 2026, sehingga para pelaku usaha yang menjual jersey juga merasakan dampaknya,” katanya.
Wattimena menjelaskan bahwa penyelenggaraan Amboina Fun Walk juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon dalam menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia, yakni Piala Dunia 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat membangkitkan semangat masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting pemerintah sekaligus bagian dari menyongsong perhelatan akbar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026. Kita berharap berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan tiga pesan penting kepada masyarakat Kota Ambon. Pertama, ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya berbagai agenda publik, termasuk perhelatan Piala Dunia 2026.
Menurutnya, pembangunan kota tidak akan berjalan dengan baik apabila kondisi keamanan dan ketertiban terganggu. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Tidak mungkin kota ini dibangun jika situasinya kacau dan tidak tertib. Karena itu saya mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban. Perbedaan yang ada jangan menjadi alasan untuk merusak persatuan,” tegasnya.
Pesan kedua berkaitan dengan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Wattimena meminta masyarakat agar bersikap kooperatif ketika petugas BPS melakukan pendataan dari rumah ke rumah yang dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juni.
Ia menegaskan bahwa data yang akurat sangat penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan, pelayanan publik, dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pada bulan Juni ini BPS akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini sangat penting karena menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu saya mengimbau seluruh warga untuk memberikan data yang benar ketika petugas datang melakukan pendataan,” katanya.
Pesan ketiga yang disampaikan Wali Kota berkaitan dengan maraknya aktivitas keuangan digital dan investasi daring. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan dan investasi ilegal yang saat ini semakin berkembang.
Wattimena meminta masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip 2L, yakni memastikan suatu investasi atau layanan keuangan bersifat legal dan logis sebelum memutuskan untuk bergabung atau menanamkan modal.
“Kalau menemukan aktivitas jasa keuangan digital yang mencurigakan, segera laporkan kepada Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal. Dan jika sudah menjadi korban penipuan keuangan, segera melapor melalui Indonesia Anti Scam Center agar dapat ditindaklanjuti,” imbaunya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Ambon juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebagai bagian dari rangkaian acara, bantuan diberikan kepada lebih dari 200 pelaku UMKM yang tersebar di Kota Ambon.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Amboina Fun Walk 2026 pun berlangsung semarak dengan partisipasi ribuan peserta yang memadati kawasan Lapangan Merdeka. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi ini mendapat sambutan positif sebagai bagian dari perayaan HUT ke-451 Kota Ambon yang akan terselenggara pada 7 September mendatang (BN Grace)





