Maluku,Bedahnusantara.com: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kini tengah menyiapkan sejumlah langkah sebagai upaya mengatasi ancaman masuknya virus corona atau Corona Virus Disease (COVID-19).
![]() |
| Pemprov Maluku Siapkan Langkah Antisipasi Penyebaran Virus Corona |
Kesiapan ini dilakukan dengan menggelar rapat yang dipimpin oleh Sekda Maluku, Kasrul Selang bersama Tim Gerak Cepat (TGC) Provinsi Maluku yang berlangaung di lantai 2 ruang rapat Kantor Gubernur.
Sekda dalam kesempatan itu mengatakan, mengingat belum ada masyarakat yang terpapar atau terkena Virus Corona di Maluku, otomatis langkah yang patut ditempuh adalah menugaskan pihak terkait untuk menjaga pintu masuk keluar di pelabuhan atau bandara. Sebab, geografis daerah Maluku yang memiliki banyak pulau dan pintu masuk ini, memerlukan penanganannya yang pasti berbeda dengar daerah lain.
“Nah, teman-teman di Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) tentunya bekerja sama dengan semua stakeholder. Dan rencananya akan dilakukan simulasi dan memberikan rasa percaya diri masyarakat, sehingga pemerintah sangat siap bila terjadi sesuatu. Dan semoga tidak terjadi, meskipun langkah antisipasi sudah dilakukan,” katanya.
Menurut Selang, saat ini RSUD Haulussy Ambon telah ditetapkan sebagai RS Rujukan. Namun tetap akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan TNI AL, AD maupun Kepolisian. Termasuk penyediaan beberapa mobil Ambulance Khusus dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
“Karena virusnya khusus, maka transportasinya juga khusus. Kita juga telah menginformasikan kesiapan Tim Penanggulangan. Kinerja tim ini dibuktikan saat salah satu warga di Saumlaki, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) diduga terkena virus beberapa waktu lalu. Namun dari hasil pemeriksaan dinyatakan negatif,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah fasilitas di RSUD Haulussy telah disiapkan seperti Alat Perlengkapan Diri, Ruang Isolasi, Ambulance dan seterusnya. Dinas Kesehatan Kota Ambon pun juga telah siap bila terjadi sesuatu di masyarakat. SOPnya pun sudah jelas. Atas dasar ini, masyarakat tidak perlu panik.
“Menggunakan masker juga dengan bijak. Tidak perlu menstok atau menampung masker banyak-banyak di rumah. Tidak perlu percaya berita Hoax (Bohong). Percayalah informasi dari kami (Pemerintah) yang menangani kasus ini,” tegas Selang.
Upaya Pemprov Maluku telah dilakukan melalui Dinas Kesehatan di seluruh kota-kota yang ada di Maluku. Termasuk para bupati juga telah diminta segera menentukan RS Pusat Rujukan yang memenuhi syarat di tempat mereka masing-masing.
“Pemprov akan melakukan supervisi, karena bila misalnya ada pasien yang terpapar di Saumlaki dan jika RS di Saumlaki tidak punya ruang isolasi lalu di rujuk ke RS di Ambon, tentu ini mempunyai kesulitan tersendiri,” ujar Selang.(BN-04)






