Pemkot Ambon Gelar Bimtek Bagi Tenaga Pendidik

Maluku,Bedahnusantara.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar bimbingan teknik bagi tenaga pendidik di Kota Ambon yang berlangsung di Manise Hotel, Kamis (31/3/2022).

IMG 20220331 WA0028

Asisten III Pemkot Ambon Rulien Purmiassa mengatakan, Pemerintah Pusat melalui Kemendikbudristek berkeinginan mewujudkan profil Pelajar Pancasila sesuai konteks perkembangan dan kondisi riel lingkungan sekolah sebagai acuan dalam merencanakan sampai pelaksanaan proses pembelajarannya.

“Dimensi-dimensi ini,menjadi penuntun arah untuk memandu segala kebijakan dan pembaruan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk pembelajaran dan asesmen,” katanya

Dia mengakui, upaya mewujudkan profil Pelajar Pancasila ini merupakan paradigma pendidikan kita yang baru.Dimana, dalam perkembangan era globalisasi dewasa ini pembaharuan merupakan hal wajar demi penciptaan layanan pendidikan yang sesuai kondisi internal anak didik maupun keunggulan yang ada pada sekolah secara internal.

“Prinsip-prinsip ini berfungsi sebagai nilai-nilai yang mendasari pelaksanaan pembelajaran dan Asesmen, diantaranya, 

1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap

perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini,sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan

perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.

2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

3. Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter pēserta didik secāra holistik.

4. Pembelajaran yang relevan,yaitu pembelajaran yang dirancang

sesuai konteks,lingkungan, dan budaya peserta didik, serta

melibatkan orang tua dan masyarakat sebagai mitra.

5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.

“Dalam setiap prinsip ini, ada hal-hal yang menjadi kewajiban sekolah untuk dilakukan sebagai contoh dalam mengimplementasikan berbagai prinsip diantaranya, sekolah harus melakukan analisis terhadap kondisi, latar belakang, tahap perkembangan dan pencapaian peserta didik dan melakukan pemetaan sesuai kondisi dan kemampuan dari suatu sekolah,” tuturnya.

Selain itu, satuan pendidikan juga harus melihat tahap perkembangan sebagai kontinyutas yang berkelanjutan sebagai dasar merancang pembelajaran dan asesmen.

“Satuan pendidikan juga bertugas menganalisis lingkungan sekolah, sarana dan prasarana yang dimiliki peserta didik,pendidik, dan sekolah, untuk mendukung kegiatan pembelajaran,” ujarnya.

Pihaknya selaku pemangku kepentingan di Pemerintah Kota Ambon mengingatkan berbicara tentang paradigma pembelajaran, pasti tak lepas dari membicarakan kurikulum sekolah.

Karena itu, dalam mewujudkan paradigma pembelajaran yang baru, Kemendikbudristek telah menyiapkan struktur kurikulum, yakni penjabaran mata pelajaran beserta jam pelajaran, serta menyiapkan capaian pembelajaran yang merupakan kompetensi dan karakter yang ingin dicapai setelah menyelesaikan pembelajaran dalam kurun waktu tertentu.

“Itu yang disiapkan oleh pemerintah. Selanjutnya tugas satuan pendidikan ialah membuat kurikulum operasional dan perangkat ajar. Prinsipnya, di sini satuan pendidikan diberikan kemerdekaan untuk memilih atau memodifikasi contoh kurikulum operasional dan perangkat ajar yang tersedia, atau membuat sendiri sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan peserta didik,”paparnya.

Dia menjelaskan, untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, pembelajaran perlu berpihak dan memberi kemerdekaan kepada peserta didik. Karena itu, merdeka belajar memungkinkan peserta didik terlibat dalam pembelajaran sesuai dengan tahap perkembangan dan karakteristiknya. 

Selain itu, keberhasilan pembelajaran tidak hanya bergantung pada pendidik.Peran pemangku kepentingan lain sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran yang bermakna. Ketika peserta didik menjadi seorang pelajar yang merdeka, peserta didik akan memiliki peluang untuk melakukan inisiatif, mempunyai suara dan kepemilikan pada proses pembelajaran serta memiliki kesempatan untuk memberikan umpan balik ( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan