Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Angkatan 2025 menggelar Perayaan Natal sebagai momentum refleksi spiritual dan penguatan nilai-nilai iman, kebenaran, serta keadilan bagi generasi muda calon insan hukum, Sabtu malam.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas dan fakultas, antara lain Rektor UKIM atau yang mewakili, Dekan Fakultas Hukum, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dosen Fakultas Hukum, Senat Mahasiswa, pimpinan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), alumni, serta seluruh mahasiswa Fakultas Hukum UKIM.
Dalam sambutannya Wali Kota Ambon yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Neil Edwin Pattikawa, saat memberikan sambutan di acara Natal angkatan 2025 Fakultas Hukum UKIM.
Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Neil Edwin Pattikawa, menyampaikan bahwa Perayaan Natal bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud syukur sekaligus momen refleksi iman bagi mahasiswa Fakultas Hukum. Natal dipahami sebagai peristiwa kasih Allah yang menghadirkan damai sejahtera, keadilan, dan harapan, yang sangat relevan dengan dunia hukum.
Tema Natal Mahasiswa Fakultas Hukum UKIM tahun ini yakni “Berakar dalam Iman, Berjalan dalam Kebenaran, Berkarya dalam Keadilan, dan Memancarkan Kasih Kristus” yang diambil dari Efesus 3:17–19. Tema tersebut dinilai selaras dengan proses pembentukan karakter mahasiswa hukum, yang tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepekaan nurani.
Ditekankan bahwa mahasiswa hukum harus berani berakar dalam iman agar memiliki kekuatan spiritual, berjalan dalam kebenaran dengan menolak praktik ketidakadilan dan manipulasi hukum, serta berkarya dalam keadilan dengan menjadikan hukum sebagai instrumen pembelaan terhadap kemanusiaan. Selain itu, kasih Kristus harus tercermin dalam empati, integritas, dan semangat pelayanan dalam menjalankan profesi hukum kelak.
Sebagai generasi muda yang akan menjadi pemimpin hukum di Maluku dan Kota Ambon, mahasiswa diingatkan akan tantangan kompleks yang dihadapi dunia hukum, mulai dari ketidakadilan sosial, korupsi, penyalahgunaan kewenangan, hingga kekerasan dan persoalan kemanusiaan. Oleh karena itu, pendidikan hukum diharapkan tidak hanya mencetak lulusan yang pintar, tetapi juga berkarakter dan berorientasi pada pelayanan.
Pemerintah Kota Ambon, dalam kesempatan tersebut, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pendidikan hukum yang berkarakter, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Kepada mahasiswa Fakultas Hukum, khususnya Angkatan 2025, disampaikan beberapa pesan penting, antara lain agar senantiasa memegang teguh kebenaran, membangun integritas sebagai modal utama dalam dunia hukum, menjadi pembawa damai di tengah masyarakat, serta menggunakan ilmu hukum untuk melayani, bukan untuk menakut-nakuti atau mencari keuntungan pribadi.
Perayaan Natal ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa Fakultas Hukum UKIM untuk memperteguh spiritualitas, memperdalam dedikasi, serta membangun solidaritas, sehingga kelak mampu menjadi insan hukum yang menghadirkan keadilan, damai, dan kasih bagi masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon. (BN Grace)





