Kelangkaan Minyak Tanah Mulai Dirasakan Warga Kecamatan Sirimau Jelang Nataru

IMG 20251217 WA0030 scaled

Editor: Redaksi 

Ambon, Bedahnusantara.com: Kelangkaan minyak tanah mulai dirasakan oleh warga di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena menyulitkan pemenuhan kebutuhan rumah tangga, khususnya bagi warga yang masih bergantung pada minyak tanah untuk memasak.

Sejumlah warga di beberapa kelurahan di Kecamatan Sirimau mengaku kesulitan memperoleh minyak tanah, baik di pangkalan resmi maupun di tingkat pengecer. Kalaupun tersedia, harganya disebut mengalami kenaikan dibandingkan harga normal, sehingga memberatkan masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

“Sudah beberapa hari ini sulit dapat minyak tanah. Kalau ada pun harganya naik,” ujar salah satu warga Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Rabu (17/12/2025)

Kelangkaan minyak tanah ini diduga dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, sementara pasokan yang masuk ke pangkalan dinilai tidak mencukupi. Selain itu, distribusi yang tidak merata juga disinyalir menjadi penyebab terjadinya kekosongan stok di sejumlah titik di wilayah Sirimau.

Menanggapi kondisi tersebut, warga meminta Pemerintah Kota Ambon melalui instansi terkait menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta agen penyalur untuk memastikan kelancaran distribusi minyak tanah, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Masyarakat berharap penyalur minyak tanah sesuai dengan kuota dan ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga meminta untuk pemerintah segera melakukan pemantauan terkait indikasi penimbunan atau penjualan minyak tanah di atas harga yang telah ditetapkan.

Masyarakat berharap permasalahan kelangkaan minyak tanah, khususnya di Kecamatan Sirimau, dapat segera teratasi sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan merayakan Natal serta Tahun Baru dengan aman dan nyaman. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan