Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Pemerintah Kota Ambon terus mempersiapkan operasional Mal Pelayanan Publik (MPP), meski bangunan gedung telah tersedia. Saat ini, fokus pekerjaan diarahkan pada penataan interior dan kelengkapan ruang layanan agar gedung tersebut benar-benar siap digunakan untuk pelayanan masyarakat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon, Febrien Maail, S.Pi., MT, mengatakan persiapan interior menjadi bagian penting sebelum MPP mulai beroperasi secara penuh.
“Bangunannya sudah ada, tetapi interiornya sementara dipersiapkan. Interior itu mencakup ruang layanan, mebeler, meja dan kursi, sistem internet, serta seluruh perangkat pendukung pelayanan,” kata Febrien saat diwawancarai langsung di Kantor Balai Kota Ambon, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, pekerjaan interior MPP saat ini telah mencapai sekitar 75 persen dan ditargetkan rampung pada November 2026.
Setelah tahap interior selesai, kata Febrien, pemerintah akan memanfaatkan November hingga Desember untuk melakukan berbagai persiapan, termasuk simulasi sistem pelayanan sebelum MPP benar-benar difungsikan.
“Meja layanan itu menjadi bagian dari interior dan akan diatur dengan seluruh sistem, termasuk internet dan sistem pelayanan. Jadi bukan sekadar bangunan kosong,” jelasnya.
Ia menegaskan, keberadaan gedung saja belum cukup untuk menjadikan sebuah bangunan sebagai ruang pelayanan publik. Berbagai fasilitas dan pembagian ruang harus disiapkan sesuai standar pelayanan MPP.
Di dalam MPP nantinya, kata dia, harus tersedia sejumlah fasilitas pendukung, seperti meja layanan, ruang informasi di bagian depan, ruang bermain anak, serta fasilitas lainnya yang menjadi bagian dari standar pelayanan.
“Bangunan sudah ada, tetapi bangunan kosong belum menjadi ruang layanan. Harus disiapkan ruang informasi di depan, ruang bermain anak, meja layanan, sistem internet dan fasilitas lainnya. Semuanya merupakan bagian dari standar layanan MPP,” ujarnya.
Febrien berharap seluruh proses persiapan dapat berjalan sesuai target sehingga pada awal 2027 MPP Kota Ambon sudah dapat memberikan pelayanan secara penuh kepada masyarakat.
“November ditargetkan interior selesai. Kemudian November sampai Desember kita mulai persiapkan simulasi layanan, sehingga diharapkan awal tahun sudah bisa full layanan di sana,” tandasnya.









