Ambon,Bedahnusantara.com-Ekonomi Maluku triwulan II-2024 dibanding triwulan I-2024 (q-to-q) mengalami pertumbuhan
sebesar 2,61 persen dan pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha. Lapangan
usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah pertambangan dan penggalian sebesar
11,08 persen; selanjutnya administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib
sebesar 8,96 persen; dan lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 8,14 persen.
Hal disampaikan Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia,melalui Rilis,Senin ( 05/08/24).
“Struktur PDRB Provinsi Maluku menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan
II-2024 tidak menunjukkan perubahan berarti.
“Perekonomian Maluku masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 23,05 persen; diikuti
oleh administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 22,18
persen; perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor sebesar 13,93 persen;
dan konstruksi sebesar 7,80 persen”jelasnya
“Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Maluku mencapai 66,95 persen ekonomi Maluku triwulan II-2024 dibanding triwulan II-2023 (y-on-y) mengalami pertumbuhan
sebesar 3,12 persen”ungkapnya
“Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha dan yang
mengalami pertumbuhan tertinggi adalah pertambangan dan penggalian sebesar 9,95 persen;
selanjutnya jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 9,92 persen. Sementara itu, lapangan
usaha pertanian, kehutanan dan perikanan yang memiliki peran dominan pada perekonomian
Maluku juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 0,90 persen” pungkasnya ( BN Al)






