Ambon,Bedahnusantara.com:Dusun Tuni, Negeri Urimessing dan Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe dijadikan sekolah alam berbasis musik oleh Ambon Music Office (AMO).
Akui Direktur AMO Ronie Lopies kepada wartawan di Ambon, Jumat (28/08/20).
Dia mengatakan, Dusun Tuni dan Desa Amahusu memiliki komunitas musik yang sangat kuat sehingga, layak dijadikan sekolah alam berbasis musik.
“Kita tetapkan Dusun Tuni dan Desa Amahusu karena, ada komunitas musik yang sangat kuat. Kalau Dusun Tuni mereka punya Molucca Bamboowind Orchestra (MBO) sementara, Desa Amahusu ada sangar Booiratan dan Ukulele Kinds,” ujarnya.
Dia mengakui, Dusun Tuni dan Desa Amahusu memiliki kebijakan untuk melestarikan musik tradisional Maluku, sehingga kedua kawasan tersebut layak dikembangkan sebagai sekolah alam berbasis musik.
“K edua kawasan terus mengembangkan sangar yang mereka miliki, sehingga AMO bertugas untuk mendukung seluruh program yang ada,” paparnya.
Dia menjelaskan, untuk Dusun Tuni fasilitas pendukung untuk pengadaan bambu sangat dibutuhkan, karena bambu salah satu bahan dasar pembuatan alat musik yang hampir punah.
“Untuk mengembangkan bambu kita kerjasama dengan Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPADS) untuk pengadaan tanaman bambu dari pulau seram untuk ditanam di Dusun Tuni, agar dapat dilestarikan,” terangnya.
Sementara itu, tambah dia, untuk Desa Amahusu dengan sangar booiratan dan ukulele kids mereka telah memiliki kelompok musik yang selama ini dikembangkan oleh masyarakat setempat.
“Kita mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan masyarakat untuk mengembangkan Ambon sebagai kota musik dunia,” ungkapnya.( BN-02)






