Disperindag Maluku Gelar Pasar Murah Jelang Natal dan Tahun Baru

Maluku, Bedahnusantara.com: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku menggelar Pasar Murah menjelang Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 01 Januari 2020, bertempat di Pattimura Park.

perindag pasar
Disperindag Maluku Gelar Pasar Murah



Dalam Laporan ketua panitia pasar murah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano menjelaskan dalam pelaksanaan pasar murah menjelang natal 25 desember 2019 dan tahun baru 01 januari 2020 bertujuan untuk membantu masyarakat yang akan merayakan hari natal 25 desember 2019 dan tahun baru 01 januari 2020 guna memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga yang terjangkau. 

Memberikan kesempatan kepada para distributor untuk menyediakan dan menjual bahan kebutuhan pokok dengan harga dibawah harga distributor. Sebagai sarana untuk memperkuat tali silahturahmi antara sesama orang basudara di Maluku khususnya di Kota Ambon Manise.

Dirinya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 17 s/d 20 desember 2019 bertempat di Pattimura Park dan Bazaar Murah Mobile akan dilaksanakan pada hari pertama di kecamatan nusaniwe (gunung nona dan desa seri), hari kedua dilaksanakan pada kecamatan Teluk Ambon (hative besar, dusun riang, desa passo, lembah argo), hari ketiga dilaksanakan pada kabupaten Maluku Tengah, Kecamatan Leihitu Barat (Desa Allang, Liliboy, Hatu), hari keempat dilaksanakan pada benteng karang (desa toisapu) dan kecamatan salahutu (waai).

Dirinya juga mengungkapkan kebutuhan pokok yang dijual pada kegiatan pasar murah ini antara lain telur ayam, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, susu kental manis, mie instan, mentega, beras dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. 

Sedangkan harga kebutuhan pokok pada pasar murah ini adalah dibawah harga distributor maupun harga eceran di pasar.

Selain itu, distributor yang berpartisipasi dalam pasar murah ini adalah Bulog Drive Maluku, CV.Gema Rejeki, FA.Bandii, Hypermart ACC, PT. Tri Samudera, Hypermart MCM, PT. Padimas Prima, CV Bahagia Baru, CV. Makmur Abadi, Foodmart Amplaz.

Sementara itu, dalam Sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh PLH Sekertaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengatakan perhatian dan kepekaan sosial adalah terminologi yang selalu digunakan untuk menggambarkan suatu bentuk relasi di level tertentu dengan tujuan membangun suatu hubungan yang harmonis agar lebih mantap dan berkesinambungan. 

Hubungan ini pun sering tergambar di level pemerintah dan masyarakatnya, dimana tugas pemerintah adalah melayani masyarakatnya agar hidupnya semakin baik dan sejahtera.

“Pelaksanaan Pasar Murah saat ini masih dalam suasana dimana umat Kristiani sementara berada pada minggu- minggu Adventus, untuk itu pada kesempatan yang baik ini saya atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan Pribadi juga keluarga menyampaikan selamat kepada semua basudara umat Kristiani di Maluku dalam mempersiapkan kesucian hati dan diri guna menyongsong perayaan Natal 25 Desember 2019,” Ucapnya.

Dirinya menjelaskan karena itu, kami dari Waktu ke waktu terus meningkatkan perhatian terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dalam hal ini sembilan bahan pokok yang harganya akhir-akhir ini ikut menggelisahkan dan membuat daya beli semakin berkurang, bahkan berpengaruh terhadap sistem ekonomi di Maluku. 

“Karena itu, pelaksanaan Pasar Murah ini tentu bermanfaat bagi masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya, terutama bagi umat Kristiani, yang akan merayakan Hari Natal 25 Desember 2019. Kegiatan pasar murah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku ini adalah merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan ini merupakan program tetap Pemerintah Provinsi Maluku Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan Tema Natal tahun ini “MEMULIAKAN ALLAH DENGAN MENGHADIRKAN DAMAI SEJAHTERA DI BUMI (Lukas 2 Ayat 14), Tema Natal tahun ini sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi Maluku, dimana hidup rukun dan damai diantara sesama umat beragama dengan tetap mengedepankan semangat hidup orang basudara dalam ikatan budaya lokal pela dan gandong sebagai sistem sosial budaya masyarakat Maluku. 

“Kita patut bersyukur, karena memasuki Bulan Desember, stok kebutuhan pokok masyarakat untuk Provinsi Maluku masih tersedia dalam jumlah yang cukup, ini terjadi atas kerja Perindustrian dan Perdagangan bersama seluruh instansi teknis dan pihak swasta yang bertanggungjawab terhadap keberadaan kebutuhan pokok masyarakat di Maluku,” ungkapnya.(BN-04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan