Editor : Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Setelah mengalami kegagalan dalam pelaksanaan Test penerimaan murid baru tingkat SMP yang di jadwalkan pada Sabtu 14 Juni 2025 Dinas Pendidikan Kota Ambon kembali menjadwalkan ulang seleksi penerimaan murid baru Tahun 2025.
Penerimaan murid baru tingkat SMP di Kota Ambon untuk tahun ajaran 2025/2026 dijadwalkan ulang mengingat masalah yang terjadi pada server yang di gunakan.
Pengajuan verifikasi aktivitas oleh akun murid baru di sekolah di buka pada tanggal 19 Mei – 9 Juni 2025 Pendaftaran dapat diakses melalui link resmi yakni https://spmb.ambon.go.id mulai tanggal 9-12 Juni 2025.
Berikut adalah rincian jadwal dan informasi penting terkait SPMB tingkat SMP di Kota Ambon:
* Pendaftaran: Dibuka mulai tanggal 19 Mei – 9 Juni 2025.
* Pelaksanaan Tes Berstandar: Dilaksanakan pada tanggal 17 Juni 2025.
* Pengumuman Hasil SPMB Tahun 2025: Diumumkan pada tanggal 19 Juni 2025.
* Pendaftaran: Dapat diakses melalui situs resmi Dinas Pendidikan Kota Ambon.
* Pendaftaran Ulang SPMB/ Pendaftaran Tahap II: Akan dilakukan pada tanggal 23-25 Juni 2025
* Jalur Penerimaan: Menggunakan sistem jalur domisili, mutasi, afirmasi, dan prestasi.
Sampai Pedoman SPMB Kota Ambon tahun ajaran 2025/2026 ini di keluarkan maka sudah sesuai peraturan Menteri pendidikan dasar dan menengah republik Indonesia nomor 3 tahun 2025 tentang sistem penerimaan murid baru dan peraturan walikota Ambon nomor 21 tahun 2024 tentang petunjuk teknis penerimaan murid baru pada tingkat TK, SD dan SMP di kota Ambon.
“Sampai informasi ini diterbit berarti sudah sesuai dengan perwali dan peraturan menteri tentang sistem penerimaan murid baru oleh karena itu kami Dinas Pendidikan Kota Ambon terus berupaya untuk memulihkan server yang awalannya memiliki ganguan, ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Ferdinand Tasso saat di wawancarai via tlp oleh media Bedahnusnatara.com, Sabtu (14/6/2025).
Tasso mengatakan, pelaksanaan test Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) akan dilakukan secara bersamaan mulai dari online maupun offline.
“Terhitung Perubahan waktunya nanti hari Selasa tanggal 17 Juni maka hari minggu maupun hari Senin itu sudah dilakukan persiapan oleh masing-masing sekolah harus lakukan persiapan.
Pada tanggal 17 itu akan dilaksanakan test secara online maupun manual. Pelaksanaan online ini tidak akan melalui server tapi menggunakan Google fon dan untuk yang manual itu sistemnya penggandaan soal,” jelasnya.
Lanjutnya, test yang dilakukan secara manual ini bisa menjadi tolak ukur kemampuan siswa yang akan masuk ke SMP.
“Tes secara manual ini akan menjadi tolak ukur kita untuk mengetahui kemampuan siswa yang dalam hal ini dari pengalaman tahun lalu itu kedapatan siswa yang masuk SMP tidak tau baca dan menulis nah dengan metode ini kita bisa mendeteksi secara dini kemampuan setiap siswa saat penerimaan sehingga pendekatan ini akan berbeda dalam pengembangan pembelajaran yang akan datang,” imbuhnya.
Tasso mengakui, Sekolah terbiasa membuat test secara manual maka bisa di pastikan kegiatan test secara manual ini akan berjalan dengan lancar.
“Nanti pada hari Rabu itu akan langsung dilakukan pemeriksaan hasil test online akan menerima hasil hari itu juga kecuali test manual yah harus menunggu hasilnya,” imbuhnya.
Tasso menambahkan, dari hasil diskusi kami bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah disingkat MKKS ada berbagai pertimbangan untuk tahun depan saat akan melakukan test Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Mulai tahun depan sistem test akademik akan berubah karena jalur test-nya akan dilaksanakan oleh kementerian secara nasional jadi kita akan menggunakan data itu.
Kita tidak lagi melakukannya secara sendiri seperti sekarang itupun test secara berstandar,” tutupnya. ( BN Grace)






