Ambon,Bedahnusantara.com-Densus 88 Polri Irjen Polisi Marthinus Hukom menghadiri kegiatan Panas Pela Pendidikan yang dilaksanakan SMPN 9 Ambon dan SMPN 21 Maluku Tengah (Malteng) yang berlangsung Sabtu (28/1/2023).
Kegiatan yang bertemakan Lawan Bullying, Ekstrimisme dan Kekerasan Rajut Persaudaraan Sejati Hidup Orang Basudara Melalui Pela Pendidikan.
Densus 88 Irjen Polisi Marthinus Hukom mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menggagas terjadinya pemaknaan ulang dari nilai-nilai sosial.
“Hal ini sangat penting sekali mengingat bahwa di era modern kita di banjiri oleh nilai-nilai baru yang diakibatkan oleh perkembangan informasi dan teknologi yang memperkuat segresi-segregasi dalam masyarakat,” ujarnya disela-sela Panas Pela Pendidikan.
Hal yang perlu disadari dimana, setiap hari kita di banjiri dengan berbagai informasi yang bersifat positif maupun negatif akibat, perkembangan teknologi.
“Hampir setiap hari dalam kehidupan kita, dalam aktifitas kita bahkan, dalam pekerjaan kita, kita sering berselancar di media sosial untuk mencari pengetahuan dan hal-hal baru namun, ada juga hal yang bersifat negatif,” paparnya.
Untuk itu kata dia, pihaknya perlu menyampaikan terima kasih kepada penggagas sehingga, terciptanya Panas Pela Pendidikan antara SMPN 9 Ambon dan SMPN 21 Malteng.
“Dengan perkembangan teknologi dan konflik yang terjadi hampir kita kehilangan nilai itu tapi hari ini kita harus bersyukur bahwa kita mencoba menggali lagi nilai pela gandong tersebut dengan Panas Pela Pendidikan,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan momentum Panas Pela Pendidikan kita dapat merevitalisasi tapi, kita dapat merekonseptualisasi atau upaya mendefinisi ulang nilai-nilai baru pela gandong dalam perspektif kekinian.
“Kita harus memaknai konsep pela gandong agar, dapat menjadi budaya bagi anak-anak kita kedepan,” terangnya.
Dia berpesan agar nilai pela gandong dapat menjadi sangat penting.
“Nilai pela gandong dapat mempersatukan antara satu dengan yang lain,” tandasnya. ( BN-02)





