Cuaca Ekstrem Picu Puluhan Bencana, BPBD Ambon Catat 49 Kejadian dalam Empat Bulan

IMG 1062

Editor: Redaksi

Ambon, Bedahnusantara.com: Tingginya intensitas cuaca ekstrem yang melanda Kota Ambon dalam beberapa bulan terakhir berdampak langsung pada meningkatnya jumlah kejadian bencana di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mencatat sebanyak 49 kejadian bencana terjadi sepanjang Januari hingga April 2026, meliputi pohon tumbang, angin kencang, banjir, hingga kebakaran yang tersebar di empat kecamatan.

Pelaksana Kepala (Kalak) BPBD Kota Ambon, Frits R.M. Tatipikalawan, mengatakan tingginya angka kejadian tersebut menjadi perhatian serius pihaknya, terutama dalam memperkuat kesiapsiagaan personel dan sistem penanganan darurat di lapangan.

Menurutnya, kondisi geografis Kota Ambon yang dipengaruhi cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas tinggi, serta angin kencang membuat potensi terjadinya bencana hidrometeorologi maupun kebakaran masih cukup tinggi. Karena itu, seluruh personel BPBD terus disiagakan untuk merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan terukur.

“Kami terus memastikan seluruh personel siaga, termasuk peralatan pendukung penanganan bencana, agar setiap laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” ujar Frits.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, Novita Berhitu, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Rabu (13/5/2026), merinci data kejadian bencana yang terjadi selama empat bulan terakhir.

Ia menjelaskan, pada Januari 2026 BPBD mencatat sebanyak 17 kejadian bencana yang didominasi pohon tumbang dan angin kencang. Kemudian pada Februari tercatat 16 kejadian dengan jenis bencana yang hampir serupa.

Memasuki Maret, jumlah kejadian tercatat sebanyak 11 bencana yang meliputi kebakaran, banjir, serta pohon tumbang di sejumlah titik. Sementara pada April, jumlah kejadian menurun menjadi lima kasus yang didominasi pohon tumbang akibat angin kencang serta kebakaran di beberapa lokasi berbeda.

“Total dari Januari sampai April ada 49 kejadian bencana yang kami tangani dan seluruhnya tersebar di empat kecamatan di Kota Ambon,” jelas Novita.

Ia mengatakan setiap laporan yang masuk dari masyarakat selalu ditindaklanjuti melalui tim reaksi cepat BPBD, baik untuk evakuasi, pembersihan material pohon tumbang, penanganan dampak banjir, maupun bantuan awal pada peristiwa kebakaran.

“BPBD Kota Ambon terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami selalu siap siaga dan selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam situasi darurat,” tegasnya.

Selain penanganan darurat, BPBD Kota Ambon juga terus melakukan langkah mitigasi melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan berbagai pihak terkait guna meminimalisir dampak bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi ancaman bencana agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko kerugian dapat diminimalisir. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan