Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Apris Gasper, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon dalam seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama.
Dalam keterangannya kepada awak media, Apris menyampaikan apresiasi atas kehadiran rekan-rekan media yang mengikuti proses pendaftarannya. Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam seleksi ini merupakan bagian dari komitmen untuk mengikuti seluruh tahapan dan persyaratan yang telah ditetapkan.
“Prinsipnya, kita mengikuti seluruh persyaratan untuk seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Kota Ambon. Semua dokumen administrasi yang dipersyaratkan sudah kami serahkan kepada panitia,” ujarnya.
Apris juga menyampaikan terima kasih kepada panitia seleksi yang telah menerima dan memfasilitasi proses pendaftaran dengan baik. Ia berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar hingga akhirnya menghasilkan figur terbaik untuk menduduki jabatan Sekkot Ambon.
“Semoga proses selanjutnya berjalan dengan baik dan pada akhirnya dapat menentukan siapa yang terbaik untuk membawa Ambon menjadi lebih baik,” tambahnya.
Terkait urutan pendaftaran, Apris mengaku tidak mengetahui apakah dirinya merupakan pendaftar pertama. “Untuk itu lebih baik ditanyakan langsung ke panitia, karena mungkin sudah ada yang lebih dulu mendaftar,” katanya.
Saat ditanya mengenai alasan utama dirinya maju dalam seleksi tersebut, Apris menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Kota Ambon menjadi motivasi utama.
“Intinya, Kota Ambon adalah kota yang kita cintai bersama. Kita harus melakukan sesuatu agar kota ini bisa lebih maju dan setara dengan kota-kota lain di Indonesia,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran birokrasi dalam mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, birokrasi harus mampu memberikan perlindungan dan solusi bagi masyarakat.
“Istilahnya, kita harus memperkecil hujan dan memperbesar payungnya,” ungkap Apris.
Adapun dokumen yang diserahkan dalam proses pendaftaran meliputi ijazah terakhir, sertifikat pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, serta dokumen terkait pangkat dan jabatan terakhir.
Menutup pernyataannya, Apris menyampaikan optimisme dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Kita tetap optimis dan berproses. Pada akhirnya, Tuhan yang akan menentukan,” tutupnya. (BN Grace)





