Air Bersih Hadir di Ujung Negeri, SERUNI KMP dan Pertamina Patra Niaga Tembus Perbatasan Papua

IMG 20260130 WA0026

 

Editor: Redaksi 

Jayapura, Bedahnusantara.com: Akses air bersih akhirnya hadir hingga ke wilayah terluar Papua. Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga mewujudkan pembangunan sarana air bersih di tiga titik strategis, termasuk kawasan perbatasan Papua–Papua Nugini.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran program tersebut yakni Pasir Dua dan Imbi di Kota Jayapura, serta Kampung Mosso yang berada di wilayah perbatasan negara. Program ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dan BUMN dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan.

Peresmian pembangunan sumur air bersih dilakukan langsung oleh Ketua Bidang IV SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil Lahadalia, didampingi Ernawati Trenggono, Metty Herindra, Tina Astari Maman Abdurrahman, serta Shinta Maruarar Sirait. Dalam kesempatan tersebut, Sri Suparni menegaskan bahwa penyediaan air bersih bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi kemanusiaan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar. Ketika air bersih tersedia, maka kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” ujarnya.

Menariknya, dua dari tiga titik pembangunan sarana air bersih berada di lingkungan sekolah, yakni SD Negeri Inpres Pasir 2 Jayapura dan SD Negeri Mosso di kawasan perbatasan. Sementara satu titik lainnya dibangun di permukiman nelayan di Kelurahan Imbi, Jayapura, yang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan air bersih untuk kehidupan sehari-hari.

Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Pasir 2 Jayapura, Yulita, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebutkan bahwa selama 42 tahun berdiri, sekolah tersebut baru kali ini mendapat renovasi besar yang dilengkapi dengan sarana air bersih.

“Perubahan ini luar biasa. Anak-anak sekarang belajar dengan lebih nyaman, dan fasilitas air bersih ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri Mosso, Stevanus Mandowen. Di sekolah yang terletak di perbatasan Papua–Papua Nugini itu, sebanyak 85 anak asli Kampung Mosso dan 13 siswa berkewarganegaraan Papua Nugini kini dapat menikmati fasilitas air bersih yang layak.

“Air bersih membantu kami membiasakan anak-anak hidup sehat, sekaligus mendukung kelancaran proses belajar mengajar di wilayah perbatasan,” katanya.

Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Sokrates Wanggai, Ketua RT 04 Kelurahan Imbi, mengajak warga untuk menjaga fasilitas sumur bor yang telah dibangun agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Ini sumber kehidupan bagi kami. Mari kita jaga bersama supaya anak-anak dan masyarakat terus bisa menikmati air bersih,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa pembangunan sarana air bersih ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pembangunan mencakup pemasangan mesin sumur, menara dan toren air, instalasi kelistrikan, hingga kran air.

“Air bersih adalah fondasi kesehatan dan kesejahteraan. Kami berharap manfaat dari program ini dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, baik di Jayapura maupun di Kampung Mosso,” jelasnya.

Melalui kolaborasi antara SERUNI KMP, Kementerian ESDM, dan Pertamina Patra Niaga, program ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus mempertegas komitmen menghadirkan keadilan sosial hingga ke wilayah terdepan Indonesia. (BN Grace)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan