Walikota Ambon Ajak Masyarakat Untuk Revitalisasi Pasar Mardika

Ambon,Bedahnusantara.com-Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengajak masyarakat untuk mendukung proses revitalisasi pasar mardika, karena pasar Mardika menjadi satu – satunya pasar yang disetujui pemerintah pusat untuk direvitalisasi dengan anggaran yang besar.

AVvXsEi5wFiW7eI6XM9Q33QqkZm Fsgk3gIK0THHLYzHLuHnMn9xBRhIyhwEaibL3t9ie5diXGL4Sm55P1firfioJ9peldDqysNrRe XrhSusoYMz6 g8zoum23FwZcoD0Wcp7LT00vRon0T KX8YbtNe5ka j2Jbda2hc9ThRp5ChMGlFIZoA031O3IHhxvPQ=w640 h296

“Satu – satunya pasar yang disetujui oleh Presiden untuk dibangun pada tahun ini dengan angaran yang jumbo, hanya pasar Mardika di Ambon. Itu yang harus kita syukuri,” katanya disela-sela tinjauan di lokasi pasar mardika, Selasa (11/1/2022)

Dia mengakui, revitalisasi pasar mardika merupakan tindak lanjut dari Kontrak Pekerjaan Pembangunan Pasar Mardika yang di tandatangani oleh Kontraktor dan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Maluku, 30 Desember 2021 lalu.

“Dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan ground breaking dan peletakan batu pertama pembangunan pasar,” katanya.

Nanti dalam revitalisasi pasar mardika akan menggunakan alat berat berupa crane dan excavator, membutuhkan space jalan masuk yang cukup luas, supaya tidak membahayakan. Karenanya, mau tidak mau lapak pedagang harus ditertibkan dan direlokasi.

“Crane itu jika berputar, area dibawah harus bebas, kalau tidak nanti jadi masalah dan membahayakan orang yang ada dibawahnya,”ungkap walikota.

Walikota mengakui dirinya turut merasakan suka duka yang dirasakan oleh para pedagang, akibat dari penertiban dan relokasi ini. Namun ia berharap para pedagang dapat memahami situasi yang harus dihadapi, jika kota ini ingin mendapatkan pasar tradisional yang modern dan representatif.

“Saya pahami betul apa yang dirasakan oleh pedagang, hanya saya mau katakan kita harus berkorban untuk mendapatkan sesuatu yang baik. Oleh sebab itu, mari kita berkorban sedikit, untuk mendapatkan pasar yang representatif,” jelasnya.( BN-02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan