Ambon,Bedahnusantara.com- Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena menjelaskan, alasan Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmasse dikeluarkan dari rumah jabatan Wakil Wali Kota Ambon. Karena, rumah Jabatan dianggap sangat sakral, sehingga layak ditempati oleh penjabat yang ditetapkan oleh negara.
“Hanya orang-orang yang dipercayakan oleh negara yang berhak menempati rumah jabatan, agar dapat dijaga dan dirawat dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, sebut Penjabat rumah jabatan Wawali tidak digunakan sebagaimana mestinya.
“Sudah dua kali perkelahian yang terjadi di rumah jabatan Wawali, karena adanya konsumsi miras, bahkan hal ini berlangsung di Polres sehingga, saya minta agar, oknum-oknum yang memiliki masalah dapat mencabut laporan tersebut agar, tidak heboh,” terangnya.
Dengan dikeluarkan Sekot Ambon, banyak komentar yang beredar di media sosial maupun akun Whatsapp yang menyatakan, pihaknya telah menzolimi oknum Aparat Sipil Negara (ASN).
“Ada video dan pesan Whatsapp yang membuat narasi Penjabat Wali Kota Ambon usir Sekot keluar dari rumah Wawali,” ketusnya.
Dia kembali menuturkan, terkait bagaimana pihaknya mengijinkan Sekot Ambon untuk menempati rumah dinas karena, rumah kontrakan Citra Landa terlalu kecil untuk ditempati keluarga.
“Pada saat Sekot Ambon tempati rumah Jabatan Wawali banyak komentar dari para akademisi yang bertentangan dengan keinginan saya, namun karena sikap kemanusiaan, sebagai sahabat dan teman akhirnya, saya biarkan Sekot dan keluarga menempati rumah tersebut,” sebutnya.
Hal ini seharusnya tidak perlu diketahui publik, namun sebagai pimpinan yang dipercayakan untuk membangun kota ini, pihaknya harus meluruskan agar, tidak ada pernyataan, pihaknya menzolimi Sekot Ambon.
“Saya tidak ingin dituduh menzolimi Sekot Ambon. Karena itu saya ingin menjelaskan kepada publik, melalui media agar dapat menyeimbangkan pemberitaan,” tandasnya. ( BN – 02)





