Ambon,Bedahnusantara.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Aset dan Barang Daerah (SI-ABG).
Peluncuran SI-ABG berlangsung saat memperingati hari anti korupsi yang diselenggarakan oleh KPK RI di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Bali, Kamis (24/11/2022).
Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena mengatakan, untuk memberikan dukungan terhadap proyek perubahan sekaligus meresmikan penggunaan aplikasi sistem informasi aset dan barang Kota Ambon, Pemerintah
“Saya menyampaikan selamat datang di stand pameran Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam rangka memperingati hari anti korupsi yang diselenggarakan oleh KPK RI,” ujarnya.
Pada hari ini Pemkot Ambon melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon akan meluncurkan aplikasi pengelolaan aset daerah yang dinamai SI-ABG.
Dimana, lanjut dia, Keberhasilan dalam pengelolaan keuangan daerah tidak terlepas dari bagaimana pengelolaan aset suatu daerah dikelola dengan baik dengan mematuhi norma-norma hukum yang berlaku serta melalui setiap tahapan pengelolaan aset yang benar.
“Saat ini Pemkot Ambon sudah berhasil melakukan pendataan aset dan barang daerah secara manual melalui sensus aset,” paparnya.
Dia mengakui, hal ini perlu diapresiasi secara baik mengingat banyaknya objek aset daerah yang harus didata ulang.
“Manajemen pemerintah kita yang sudah sangat berkembang saat ini dengan teknologi informasi sebagai instrumen utama menjadikan setiap lembaga pemerintah berlomba-lomba untuk menghadirkan inovasi dalam memperbaiki kinerja masing-masing,” tuturnya.
Dia menjelaskan, Hari ini BPKAD Kota Ambon melalui Kepala Badan membuat sebuah terobosan dalam pengelolaan aset daerah di instansinya melalui pengelolaan aset daerah menggunakan aplikasi SI-ABG.
“Sebagai pimpinan daerah saya sangat mendukung proyek perubahan yang digagas dan diusulkan oleh Kepala BPKAD Kota Ambon,” ungkapnya.
Dia berpesan, untuk dapat membenahi seluruh kekurangan-kekurangan dalam pengelolaan keuangan daerah khususnya aset daerah sehingga kedepannya Pemkot Ambon dapat muncul dan kembali meraih prestasi pengelolaan keuangan daerah yang baik.
“Saya harap aplikasi ini hadir sebagai jawaban atas kendala-kendala pengelolaan aset daerah selama ini,” harapnya. ( BN-02)







