Ambon,Bedahnusantara.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali ijinkan pengungsi korban kebakaran untuk menempati lokasi Pasar Gambus, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau.

Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena kepada wartawan usai melakukan peninjauan bersama para pengungsi korban kebakaran pasar gambus di lokasi pengungsi Pasar Gotong Royong, Senin (12/6/2023).
Pengembalian pengungsi pada lokasi pasar gambus, karena pihaknya menilai masa tanggap darurat telah selesai.
Dilain pihak, lanjut dia, Pemkot Ambon telah berencana untuk menertibkan lokasi pasar gambus sejak Februari 2023 lalu, namun belum dapat dilaksanakan dengan baik.
“Kita telah melakukan koordinasi untuk penertiban pasar gambus sebelum kebakaran namun, hal itu tidak dapat dilaksanakan secara baik,” ungkapnya.
Menurut dia, pihaknya memberikan kesempatan kepada para pengungsi untuk menempati lokasi pasar gambus sampai dengan 31 Desember 2023 mendatang.
“Sesuai komitmen bersama para pengungsi dapat menempati lokasi pasar gambus dengan membangun rumah semi permanen, dimana pada tanggal 31 Desember kita akan menertibkan lokasi pasar gambus, sehingga para pengungsi harus mencari lahan baru untuk ditempati,” terangnya.
Dengan keluarnya para pengungsi dari lahan pasar gambus maka, Pemkot Ambon akan menata lokasi tersebut sebagai sentra kuliner dan tempat aktifitas truk pengangkut barang.
“Kita akan tata kembali lokasi pasar gambus agar, wajah kota Ambon kembali manis,” katanya.
Dia meminta, partisipasi dan peran serta dari masyarakat pasar gambus terhadap kebijakan Pemkot Ambon.
“Kita minta perhatian masyarakat agar, proses penertiban pasar gambus dapat berjalan dengan baik,” tandasnya. ( BN – 03 )






