Editor: Redaksi
AMBON, Bedahnusantara.com: Ketua Majelis Latupati Maluku, H. Ibrahim MH. Wokas, menegaskan pentingnya memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai adat dan budaya, serta mempererat kebersamaan antarnegeri adat di Maluku. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) IV Majelis Latupati Maluku di Baileo Oikumene, Jumat (16/10/2026).
Dalam sambutannya, Ibrahim menyampaikan bahwa Mubes IV bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi, mempererat persaudaraan, menyatukan langkah, dan melanjutkan perjuangan dalam menjaga serta memperkuat nilai-nilai adat, budaya, persatuan, dan kebersamaan yang menjadi landasan kehidupan masyarakat Maluku.
Menurutnya, musyawarah besar tersebut memiliki arti penting bagi keberlangsungan organisasi, terutama dalam memperkuat peran Majelis Latupati Maluku sebagai wadah yang menghimpun para pemimpin adat dalam menjaga marwah adat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat negeri-negeri adat.
Pada kesempatan itu, Ibrahim juga menyampaikan bahwa Mubes IV menjadi momen berakhirnya masa baktinya sebagai Ketua Umum Majelis Latupati Maluku. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah berjalan bersama, mendukung, serta berkontribusi dalam pengembangan organisasi.
Ia memberikan penghargaan kepada seluruh pengurus, peserta musyawarah, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak yang tetap berdiri bersama dalam berbagai keadaan untuk menjaga eksistensi dan kehormatan Majelis Latupati Maluku.
“Terima kasih atas segala kebersamaan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya selama ini,” demikian inti pesan yang disampaikan Ibrahim dalam sambutannya.
Selain itu, Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, lembaga terkait, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara langsung maupun tidak langsung, terhadap berbagai kegiatan Majelis Latupati Maluku.
Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada Henry Kalenisa selaku Upu Latu Maluku atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap hubungan baik dan kerja sama yang telah terbangun dapat terus dipelihara serta ditingkatkan demi kepentingan masyarakat dan negeri Maluku.
Ibrahim juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana Mubes IV yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan.
Menurutnya, segala kekurangan dalam pelaksanaan musyawarah hendaknya dijadikan bahan pembelajaran untuk memperbaiki dan mengembangkan organisasi pada masa mendatang.
Ia menilai pengabdian panitia merupakan bentuk kecintaan terhadap organisasi, adat, serta masyarakat Maluku. Karena itu, ia berharap berbagai keterbatasan yang ada tidak mengurangi makna dan tujuan besar dari pelaksanaan musyawarah tersebut.
Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa salah satu agenda penting Mubes IV adalah memilih Ketua Umum dan pengurus Majelis Latupati Provinsi Maluku untuk periode 2026–2031.
Kepada Ketua Umum yang nantinya terpilih, ia berpesan agar amanah yang diberikan oleh seluruh peserta musyawarah dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kebijaksanaan, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat adat.
Menurutnya, jabatan Ketua Umum bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang membawa amanat para Latupati dan masyarakat adat Maluku.
Ibrahim berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program-program organisasi, memperkuat solidaritas antarpemangku adat, serta meningkatkan kontribusi Majelis Latupati dalam menjaga nilai-nilai budaya dan memperkokoh persatuan masyarakat Maluku.
Mengakhiri sambutannya, Ibrahim menegaskan bahwa berakhirnya masa baktinya bukanlah perpisahan, melainkan bagian dari perjalanan organisasi untuk terus bertumbuh dan berkembang.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas serta mengajak seluruh elemen Majelis Latupati Maluku untuk tetap menjaga kebersamaan dan mendukung kepemimpinan yang akan datang.
Ia berharap Majelis Latupati Maluku semakin maju, solid, dan mampu menjalankan perannya dalam menjaga adat, budaya, persatuan, serta kehidupan masyarakat Maluku.
“Semoga Majelis Latupati Maluku semakin maju, semakin solid, dan semakin mampu menjalankan perannya dalam menjaga adat, budaya, persatuan, serta kehidupan masyarakat Maluku,” tutupnya. (BN Grace)









