Ambon,Bedahnusantara.com:Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-85 dan HUT Kota Ambon ke-445, AM-GPM ranting Mahanaim, cabang Bethania, Daerah Kota Ambon rilis lagu rohani.
Akui Ketua AM-GPM Ranting Mahanaim Ravenzka Tapilatu pada media ini, Selasa (08/09/20).
Dia mengatakan, rilis lagu rohani dilakukan AM-GPM ranting Mahanaim untuk memperlihatkan kreatifitas dan musikalitas anak-anak muda.
“Dua lagu yang dirilis diantaranya, Bukti Kasih (Inilah Syukur) dan lagu tempo dolo dengan judul Sudah Berlayar, Papaceda, dan Ambon Manis.
“Lagu Bukti Kasih yang diciptakan bersama-sama dengan latar belakang sejarah pekabaran injil yang melahirkan GPM. Narasi sejarah GPM yang diuntaikan dalam bentuk lirik dengan menggambarkan perjalanan pemberitaan injil melintasi lautan dan pegunungan di kepulauan Maluku. Sekaligus terkandung pesan yang diangkat dari moto GPM “Aku menanam, Apollos menyiram tetapi Allah yang memberi pertumbuhan” sementara, lagu tempo dolo.diantaranya, Sudah Berlayar, Papaceda, dan Ambon Manis, sebagai sambutan atas HUT Kota Ambon ke-445,” jelasnya.
Dia mengatakan, kedua rilis lagu yang diproduksi langsung oleh organisasi yang dipimpin oleh Ravenzka Tapilatu dan Ian Fuakubun selaku sekretaris ranting, sementara musik digarap oleh Pdt Boyke Gusti Saununu. Dimana, penulisan lagu merupakan hasil kerjasama pengurus dan anggota ranting.
Sedangkan lanjut dia, proses recording, mixing, mastering, serta pembuatan video clip diproduksi oleh Billy Wattimena dari Wattimena Gomies Studio dengan hasil kolaborasi kontent konseptor Dea Haurissa maupun suara emas Ferdy Wattimena dan Cellia Haliwela.
“Kedua karya ini mendapat sambutan banyak pihak yang dapat diihat dari jumlah viewer di akun You Tube,” katanya.
Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pdt. Elifas T. Maspaitella mengkau, pihaknya merasa diberkati dengan lagu-lagu karya AM-GPM ranting Mahanaim karena, lagu yang dirilis menceritakan tentang sejarah GPM dengan syair dan musik yang indah.
“AM-GPM merupakan pewaris nilai-nilai injili dari GPM yang harus terus menggarami dan menerangi dunia. Karena itu, dua karya ini merupakan wujud cinta GPM dan Kota Ambon,” ungkapnya.
Dia menambahkan, untuk mendukung Ambon City of Music AM-GPM ditantang untuk mengembangkan kualitas bermusik untuk setiap kader.
“Potensi setiap kader sangat luar biasa untuk dikembangkan dalam dunia musik” tandasnya.( BN-03)






