Editor: Redaksi
Ambon, Bedahnusantara.com: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon mendapat kunjungan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam rangka melakukan observasi dan pengamatan terkait pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk melihat secara langsung bagaimana sistem pelayanan administrasi kependudukan berjalan di lingkungan Disdukcapil Kota Ambon. Observasi ini juga bertujuan mengetahui sejauh mana pelayanan yang diberikan telah berjalan maksimal, efektif, dan efisien.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh mahasiswa melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pelayanan di kantor Disdukcapil. Mereka tidak hanya mengamati proses pelayanan, tetapi juga melakukan wawancara dengan pegawai maupun masyarakat yang sedang menerima layanan untuk mendapatkan gambaran objektif terkait kualitas pelayanan publik.
Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdukcapil Kota Ambon, [Nama Plt. Kasubbag], menjelaskan bahwa kedatangan mahasiswa FISIP Unpatti tersebut merupakan bagian dari observasi lapangan terkait pelayanan publik.
“Tadi mahasiswa FISIP Unpatti Prodi Ilmu Administrasi Negara melakukan observasi dan pengamatan terkait pelayanan publik yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Tim yang datang berjumlah tujuh orang. Mereka ingin mengetahui apakah pelayanan yang dilakukan Disdukcapil sudah berjalan maksimal, efektif, dan efisien,” ujarnya.
Menurutnya, selama proses observasi berlangsung, para mahasiswa melakukan interaksi langsung dengan pegawai serta masyarakat yang sedang mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan seperti KTP elektronik, kartu keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga dokumen administrasi lainnya.
“Pada saat melakukan observasi itu, mereka juga melakukan wawancara. Saya sendiri diwawancarai sebagai informan dari internal dinas, dan ada juga masyarakat yang diwawancarai sebagai informan untuk memberikan penilaian terkait pelayanan yang mereka rasakan secara langsung,” jelasnya.
Ia mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam proses wawancara menjadi salah satu bagian penting dalam observasi karena dapat memberikan gambaran nyata terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diterima.
Selain melakukan wawancara, para mahasiswa juga terlihat memperhatikan sistem antrean pelayanan, waktu penyelesaian dokumen, kenyamanan ruang tunggu, kedisiplinan petugas, hingga keterbukaan informasi kepada masyarakat. Pengamatan tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana standar pelayanan publik telah diterapkan dengan baik.
Disdukcapil Kota Ambon sendiri terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari peningkatan disiplin pegawai, optimalisasi sistem pelayanan administrasi kependudukan, hingga penyediaan fasilitas penunjang pelayanan yang lebih baik dan nyaman.
Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian menambahkan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan observasi yang dilakukan mahasiswa karena dapat menjadi bagian dari evaluasi sekaligus masukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami menyambut baik kegiatan observasi ini karena melalui pengamatan dan masukan dari mahasiswa, kami juga bisa mengetahui apa saja yang masih perlu dibenahi dan ditingkatkan ke depan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai bahan pembelajaran akademik, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Disdukcapil untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, cepat, mudah, dan transparan.
Kegiatan observasi berlangsung tertib dan lancar, sementara masyarakat yang hadir tetap mendapatkan pelayanan seperti biasa selama proses pengamatan berlangsung. (BN Grace)





